Perubahan Psikologis Ibu Hamil Pada Trimester Kedua

Kehamilan merupakan masa yang spesial bagi wanita dan pada masa kehamilan tersebut banyak sekali perubahan yang terjadi. Salah satunya adalah perubahan psikologis . Secara umum, perubahan psikologis terjadi tidak hanya pada trimester kedua saja, tetapi juga pada trimester 1 dan 3. Pada setiap trimester ini perubahan psikologis yang terjadi berbeda dan memiliki ciri tersendiri. Agar ibu hamil lebih menikmati masa kehamilannya, maka akan lebik baik  jika ibu hamil mengetahui dan memahami gejolak psikologis yang terjadi pada tiap trimester kehamilan. Namum, dalam artikel ini akan dibahas secara khusus perubahan psikologis ibu hamil pada trimester  kedua saja.

Perubahan Psikologis Pada Trimester Kedua

 Periode Kesehatan Baik

Berbeda dengan periode kehamilan sebelumnya yang masih dalam tahap penyesuian dimana ibu hamil lebih banyak mengalami gangguan, pada trimester kedua ini dikenal dengan periode kesehatan baik karena ibu hamil telah dapat menyesuaikan diri dengan perubahan fisiik dan psikologis. Pada periode ini ibu hamil akan merasa lebih nyaman. Secara psikologis ibu sudah dapat mengontrol moodnya, selain itu perubahan psikologis ibu hamil pada trimester kedua tidak terlalu berbeda dengan trimester sebelumnya.

Introvet dan Narsisme

Fase kehamilan trimester kedua bisa jadi merupakan fase yang sangat menarik. Dalam fase ini, ibu hamil mulai lebih suka untuk unjuk diri atau narsis kepada dirinya sendiri. Hal ini sebenarnya adalah hal yang positif karena dengan kecenderungan untuk eksis ibu hamil lebih menikmati masa kehamilanya. Perubahan psikologis ibu hamil pada trimester kedua ini dilatar belakangi oleh perasaan keibuan yang mulai muncul dimana ibu hamil cenderung untuk melindungi dan menyediakan kebutuhan janin. Ibu hamil sangat hati-hati dalam menjaga janinnya dan selalu menginginkan apa yang terbaik baginya dan bagi janinnya. Contoh nyata dari dampak psikologis ini adalah ibu hamil cenderung lebih selektif terhadap makanan yang ia konsumsi dan baju yang ia pakai. Dalam beberapa kasus ibu hamil akan bersifat lebih introvert misalnya ketika ada yang ingin memutuskan untuk berhenti bekerja karena takut jika terlalu lelah akan membahayakan janinnya. Selain itu, pada fase ini juga ibu hamil juga mulai menyukai pernak-pernik bayi dan suka melihat foto perkembangan janinnya dan juga suka melihat foto pada saat sang ibu masih bayi.

 Perubahan Citra Diri

Pada masa kehamilan trimester kedua ibu hamil mengalami perubahan fisik yang drastis dimana perut semakin membesar, pinggang semakin menebal, payudara juga semakin membesar dan berat badan ibu hamil pun ikut berubah. Perubahan fisik yang drastis ini membawa dampak terhadap psikologis ibu hamil yaitu dengan terjadinya perubahan citra diri. Pada awalnya ibu hamil menganggap perubahan fisik ini sebagai citra diri yang positif dimana mereka merasa lebih seksi, tetapi, lama-kelamaan mereka akan memandang citra diri ini sebagai citra diri yang negatif. Tetapi anda tidak perlu khawatir hal ini pada umunya hanya terjadi sementara dan tidak akan menjadi mood sepanjang kehamilan. Anda dapat menjaga citra diri menjadi selalu positif jika anda dapat mengontrol mood dan emosi.

 Perubahan Seksual

Perubahan psikologis pada masa kehamilan trimester kedua juga menyangkut perubahan seksual, dimana kecenderungan seksual yang bersifat individu dan susah ditebak. Setiap ibu hamil akan memiliki gairah seksual yang berbeda-beda, pada saat tertentu naik dan pada saat yang lain menurun. Namun, pada kebanyakan kasus ibu hamil akan mengalami peningkatan gairah seksual atau keinginan seksual yang tinggi. Hubungan seksual pada masa ini sebenarnya aman dilakukan meskipun akan terjadi kontraksi. Hubungan seksual aman selama masih dalam batasan normal dan tidak melukai.

Inilah perubahan psikologis ibu hamil pada trimester kedua yang paling mendasar dan yang sering terjadi. Persipakan diri Anda untuk menyikapinya.