Manfaat Tes TORCH Pada Trimester 2

Ketika hamil biasanya ada serangkaian tes yang dilakukan. Salah satunya adalah tes TORCH. Lalu apa Manfaat tes TORCH pada trimester 2? Salah satunya adalah untuk mengetahui adanya antibodi ibu terhadap sejumlah penyakit yang biasanya menyerang ibu yang sedang hamil seperti penyakit cytomegalovirus, rubella, herpes, toksoplasma, dan lain sebagainya. Kebanyakan hasil dari tes yang dilakukan ditujukan untuk mengetahui apakah ibu pernah mengalami penyakit-penyakit tersebut atau tidak atau sedang terjangkit penyakit-penyakit tersebut atau tidak. Penyakit-penyakit tersebut termasuk dalam kategori penyakit yang sangat berbahaya jika menjangkiti ibu yang sedang hamil, karena penyakit-penyakit tersebut berhubungan dengan virus yang bisa masuk ke plasenta dan menjadi faktor bayi lahir cacat atau mengalami kelainan tertentu. Untuk tes ini biasanya dilakukan pada mereka yang memiliki binatang peliharaan di rumah atau pernah bersentuhan langsung dengan hewan-hewan peliharaan tertentu yang bisa menularkan jenis-jenis penyakit-penyakit seperti yang tersebut diatas.

Dilihat dari manfaat tes TORCH pada trimester 2, tes tersebut sekarang ini sedang digalakkan di berbagai negara termasuk Indonesia. Bahkan tes ini terbilang efektif karena dengan tes yang dilakukan sedini mungkin bisa mengurangi resiko terhadap TORCH yang jika dibiarkan bisa mengakibatkan dampak terburuk seperti keguguran dan kelahiran bayi cacat. Memang tidak semua wanita hamil diharuskan melakukan tes ini, akan tetapi bagi mereka yang memiliki potensi besar terserang penyakit ini harus segera memeriksakan diri ke dokter.

Contoh orang-orang yang berpotensi tinggi terserang penyakit ini adalah ibu yang sering mengkonsumsi sayur-sayuran yang mentah, daging yang dimasak setengah matang seperti daging sapi, ikan, dan juga ayam, kemudian ibu yang memiliki riwayat memelihara binatang dan atau masih sedang memelihara binatang seperti anjing, kucing, burung merpati, dan sejumlah binatang piaraan lainnya. Untuk proses tes nya sendiri dilakukan dengan mengambil sampel dari air ketuban dengan screening yang termasuk dalam kategori cukup sederhana. Caranya adalah dengan mengambil sampel darah dari lengan dan memeriksanya lewat laboraturium dengan metode dan teknologi tertentu. Jika ibu yang sedang hamil ditemukan memiliki penyakit tersebut maka bisa dilakukan terapi sedini mungkin. Tujuannya adalah untuk mengurangi resiko penyakit tersebut semakin meluas dan akhirnya mengakibatkan dampak yang lebih buruk lagi baik pada ibu maupun pada bayi. Adapun manfaat tes TORCH pada trimester 2 ini adalah untuk mendeteksi lebih awal kemungkinan si ibu mengidap penyakit TORCH sehingga dengan penanganan yang cepat dan tepat, si ibu dan bayi masih bisa terselamatkan. Ini akan berbeda jika tes dilakukan terlambat, bisa jadi si ibu dan bayi sudah tidak bisa ditolong lagi. Seperti yang dijelaskan diatas, pada saat itu mungkin si ibu sudah kehilangan bayinya karena keguguran atau jika tidak, bayi yang dilahirkan tidak lagi sempurna atau menyandang cacat tertentu.