Olah Raga Pada Kehamilan Trimester Kedua

Memasuki kehamilan trisemester kedua, Anda sudah mulai mengerem berbagai aktifitas fisik yang melelahkan. Olahraga dianjurkan tapi tentu saja tidak sampai membuat Anda kelelahan yang berakibat fatal pada janin yang Anda kandung.

Olahraga pada kehamilan trisemester kedua apa saja? Tahukah Anda, bahwa mengerjakan pekerjaan rumahpun bisa menjadi bagian olahraga yang bisa dilakukan oleh ibu hamil. Aktifitas rumah yang berputar pada kegiatan mengurus dapur, melayani suami, hingga membersihkan rumah bisa Anda lakukan semaksimal mungkin. Namun, tetap saja, Anda harus membatasi kegiatan dengan standar aktifitas yang tidak memberatkan. Berikut ini akan menjadi panduan olahraga pada kehamilan trisemester kedua:

  1. Jika Anda ingin melakukan jogging maka lakukan dengan santai, bukan dengan jalan cepat atau lari mengelilingi komplek hingga membuat keringat Anda bercucuran dan akhirnya Anda pingsan kelelahan.
  2. Jangan berolahraga dengan melakukan angkat berat yang membuat tubuh Anda bekerja keras untuk melakukannya. Mungkin saja keringat Anda turun deras tapi akan memicu kontraksi dalam perut Anda.
  3. Hindari olahraga yang terlalu banyak menggunakan peregangan pada perut supaya perut Anda tidak tegang karenanya.
  4. Hindari olah raga naik turun yang membuat fisik Anda lelah dan bisa memicu kontraksi pada perut.

Untuk olahraga pada kehamilan trisemester kedua sebaiknya Anda melakukan olahraga yang ringa-ringan saja yang nanti dilanjutkan dengan olahraga pada kehamilan trisemester ketiga yaitu dengan olahraga senam hamil.

Kami menganjurkan jenis olahraga yang bisa Anda lakukan setiap hari namun tidak menguras energi, misalnya dengan berjalan-jalan santai seputar komplek rumah Anda, Anda juga bisa berolahraga untuk melatih olah nafas Anda, atau melakukan peregangan dengan mengangkat kaki. Hemm apapun olahraga yang Anda lakukan tentu tidak boleh terlalu membuat Anda kelelahan sebab inti penting pada olahraga pada kehamilan trisemester kedua ini adalah untuk lebih siap menghadapi persalinan, baik secara fisik maupun psikis. Jadi, berolahragalah dengan tepat baik untuk fisik Anda maupun psikis Anda. Kuncinya adalah tidak berlebihan!