Cara Mengatasi Mual Pada Kehamilan Trimester Kedua

Rasa mual merupakan salah satu tanda awal kehamilan pada calon ibu. Biasanya rasa mual terjadi ketika bangun tidur atau bahkan ada yang merasakannya setiap saat tanpa bisa diduga. Memang, rasa mual ini dialami dengan kondisi yang berbeda-beda. Ada yang mual ringan hingga mual berat dimana sang calon ibu tidak mampu makan sama sekali.

Ibu hamil biasanya mengalami rasa mual hanya di awal kehamilan, namun ada juga yang hingga di kehamilan trisemester kedua masih mengalami masalah tersebut. Jika tidak ditangani dengan baik rasa mual ini akan membuat sang ibu kehilangan berat badannya, sehingga membuat si janinpun akan kehilangan sebagian besar nutrisi yang seharusnya dia terima.

Bagaimana cara mengatasi rasa mual pada kehamilan trisemester kedua agar tidak merugikan ibu hamil?

  1. Harus mencari tahu, apa yang memicu rasa mual. Misalnya saja ada yang merasa mual karena bau dari minyak wangi, ada juga yang sebal melihat nasi. Cari tahu apa yang membuat mual dan sebisa mungkin menghindarinya. Kecuali Anda harus mencari solusi agar tidak mual pada sesuatu yang seharusnya Anda mengkonsumsinya seperti misalnya nasi.
  2. Banyak konsumsi sayur dan buah yang menyegarkan tubuh Anda, semakin banyak mengkonsumsinya semakin baik untuk mengatasi rasa mual Anda.
  3. Kurangi makanan berlemak yang bisa memicu lebih banyak rasa mual karena hormon dalam tubuh yang semakin tidak stabil.
  4. Jika Anda bangun dari tidur, sebaiknya tidak dengan terburu-buru, melainkan dengan perlahan-lahan agar tubuh Anda punya jeda untuk rileks dan tidak terkejut sehingga memicu rasa mual.
  5. Konsultasikan kepada dokter untuk mengatasi tasa mual pada kehamilan trisemester kedua yang berkelanjutan karena bisa membahayakan janin Anda apalagi jika berakibat pada kurangnya konsumsi makan setiap harinya. Dokter biasanya akan memberi obat meredakan mual yang aman untuk ibu hamil.