Diabetes Pada Kehamilan Trimester 2

Pada ibu hamil, resiko terkena diabetes memang cukup tinggi. Sekitar 18% wanita hamil di Indonesia mengalami hal ini. Diabetes kehamilan atau biasa disebut diabetes Gestational bisa terjadi jika selama kehamilan ibu hamil mengkonsumsi makanan dan minuman yang menyebabkan gula darah meningkat. Pankreas tidak mampu menghasilkan cukup insulin untuk mengontrol gula darah pada ibu hamil ke tingkat yang aman. Biasanya, ibu hamil rentan mengalami diabetes saat usia kandungan memasuki trimester 2 atau trimester 3. Walaupun tidak menyebabkan cacat pada janin, namun gula darah yang tidak terkontrol akan sangat berpengaruh terhadap kondisi kehamilan ibu dan meningkatkan resiko pada saat melahirkan.

Gejala Diabetes Kehamilan

  1. Sering merasa mual.
  2. Sering kencing, khususnya pada malam hari.
  3. Mudah merasa lapar.
  4. Mudah haus.
  5. Mudah lelah.
  6. Penglihatan sedikit kabur.
  7. Berat badan turun drastis.
  8. Mudah mengantuk.
  9. Sering kesemutan.
  10. Mengalami masalah-masalah kulit, seperti gatal-gatal di kulit dan area vagina, bisulan dan keputihan.

Efek Yang Ditimbulkan Diabetes Kehamilan

  1. Ibu hamil beresiko terkena pre-eklamsia.
  2. Ibu hamil bisa mengalami polihidramnion, yaitu jumlah air ketuban yang terlalu banyak.
  3. Meningkatkan resiko persalinan dengan operasi cesar, sebagai akibat dari bayi yang terlalu besar.
  4. Bayi beresiko mengalami kuning sebagai akibat perusakan sel darah merah yang berlebihan.
  5. Bayi beresiko lahir prematur.
  6. Bayi beresiko meninggal saat dilahirkan.

Faktor Resiko Yang Memicu Diabetes Kehamilan

  1. Pernah mengalami keguguran.
  2. Riwayat melahirkan bayi yang cacat.
  3. Pernah melahirkan bayi dengan berat lebih dari 4000gr.
  4. Pernah mengalami pre-eklamsia.
  5. Ibu hamil berusia di atas 30 tahun.
  6. Riwayat diabetes mellitus dalam keluarga.
  7. Pernah mengalami diabetes kehamilan pada kehamilan sebelumnya.
  8. Infeksi pada saluran kemih yang terjadi berulang-ulang selama masa kehamilan.

Dengan berbagai informasi di atas, maka diharapkan ibu hamil akan terhindar dari penyakit diabetes kehamilan. Dengan selalu menjaga nutrisi selama kehamilan, niscaya proses kehamilan akan berjalan lancar dan sehat, bayi-pun akan lahir dengan selamat.