Waspadai Pre-Eklamsia Pada Trimester 2

Walaupun trimester 2 merupakan masa-masa bulan madu selama masa kehamilan, namun ternyata ada beberapa hal yang harus tetap diwaspadai. Misalnya, terjadinya pre-eklamsia pada trimester 2. Pre-eklamsia adalah suatu kondisi yang dialami ibu hamil, dimana terjadi peningkatan tekanan darah dan peningkatan kadar protein di dalam urine. Ibu hamil yang mengidap pre-eklamsia akan mengalami pembengkakan pada kaki dan tangan. Pre-eklamsia bisa saja terjadi selama kehamilan atau sesaat setelah melahirkan. Jika pre-eklamsia tidak ditangani dengan serius, maka akan memicu timbulnya eklamsia, yang dapat menyebabkan ibu hamil mengalami kejang-kejang, koma bahkan dapat menyebabkan kematian.

Gejala Pre-eklamsia

Selain tekanan darah yang tinggi, peningkatan kadar protein dalam urine dan terjadinya pembengkakan tangan dan kaki, ternyata ada beberapa gejala lain pre-eklamsia yang patut diwaspadai, seperti:

  1. Terjadinya peningkatan berat badan yang cukup drastis, sebagai akibat dari penumpukan cairan dalam tubuh.
  2. Nyeri perut yang biasanya terjadi pada bagian bawah rusuk sebelah kanan.
  3. Mual dan muntah yang berlebihan.
  4. Sakit kepala.
  5. Pusing.
  6. Berkurangnya volume urine.
  7. Terjadi pembengkakan pada wajah.
  8. Mengalami masalah penglihatan, misalnya penglihatan buram, lebih sensitif terhadap cahaya dan kebutaan sementara.
  9. Terjadi perubahaan pada refleks.
  10. Ada darah pada urine.

Wanital Yang Beresiko Mengalami Pre-eklamsia

  1. Wanita yang hamil pada usia dibawah 20 tahun atau diatas 35 tahun.
  2. Mengalami obesitas atau kegemukan.
  3. Sebelumnya memiliki riwayat medis yang dapat memicu pre-eklamsia seperti diabetes, tekanan darah tinggi, migren, lupus dan penyakit ginjal.
  4. Pernah mengalami pre-eklamsia sebelumnya.
  5. Wanita dengan kehamilan pertama.
  6. Wanita yang mengandung anak kembar.
  7. Jarak kehamilan yang terlalu jauh, yaitu lebih dari 10 tahun.
  8. Adanya riwayat pre-eklamsia pada anggota keluarga, misalnya ibu atau saudara perempuan .

Pencegahan Pre-eklamsia

Salah satu pemicu terjadinya pre-eklamsia adalah obesitas atau kegemukan. Untuk itu ibu hamil harus menjaga berat badan ideal ibu hamil. Selain itu, nutrisi ibu hamil juga harus tetap diperhatikan, agar kondisi ibu dan janin tetap sehat. Lakukan pemeriksaan rutin ke dokter agar kondisi kehamilan selalu terpantau, sehingga terjadinya pre-eklamsia dapat diminimalisir.