Tips Menyajikan Makanan Balita

Sebagai orangtua terkadang khawatir jika melihat anaknya mengalami kesulitan atau tidak mau makan. Entah kenapa sang anak hanya menyukai makanan tertentu saja dan terkesan tidak ingin makan jika tidak dengan makanan tersebut. Jika ini terjadi beberapa orangtua berpikir untuk memberikan saja makanan tersebut, dan hal in merupakan cara yang salah. Seorang anak pada saat dia berusia 2-5 tahun, merupakan masa dimana perkembangan harus di dukung secara optimal. Terutama di bidang makanan sebagai bahan bakar penyuplai energi atau zat yang dibutuhkan oleh tubuh untuk berkembang secara maksimal. Juga untuk meningkatkan sistem imun tubuhnya sehingga tidak mudah terkena penyakit.

Menyajikan Makanan Dengan Menarik

Makanan dalam hal ini haruslah yang memiliki gizi atau nutrisi yang seimbang, tapi untuk mencapai hal tersebut terkadang menghadapi kesulitan dimana sang anak tidak beselera untuk memakan makanan tersebut. Contohnya sayuran, makanan jenis ini terkadang membuat sang anak enggan untuk mengkonsumsinya, padahal sayuran memiliki apa yang dibutuhkan oleh mereka untuk berkembang. Untuk itulah diperlukan tips mengolah sayur agar disukai anak. Salah satu jenis sayuran yaitu brokoli, juga mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan, bahkan menurut penelitian brokoli ini mengandung zat anti kanker yang berguna untuk menyembuhkan bahkan menghindari penyakit kanker. Untuk itulah tips mengolah brokoli agar vitaminnya tetap terjaga sangat dibutuhkan. Lalu apakah benar cara penyajian makanan kepada anak juga berpengaruh kepada selera anak, kemungkinan besar adalah iya. Terkadang anak bosan dengan cara penyajian yang terkadang bersifat monoton.

Beberapa Tips Menyajikan Makanan Balita ( Usia 2 - 5 tahun )

  1. Jika menyajikan roti, mungkin ada baiknya jika roti tersebut disajikan dengan cara di potong-potong dadu lalu di sajikan dengan selai atau keju. Bisa divariasikan dengan makanan penunjang lainnya.
  2. Coba untuk memberi bentuk kepada makanan tersebut, seperti bebek, atau binatang lainnya. Boleh juga bentuk lainnya. Bisa juga initial namanya. Atau hal lainnya yag sekiranya bisa menarik seleranya.
  3. Anak-anak terkadang menyukai hal yang berwarna-warni, coba buatkan sayuran anda menjadi lebih berwarna. Campurkan, dan beri bentuk agar dapat terlihat menarik. Bisa juga dengan pemberian meses atau selai kepada roti atau kue, juga hal-hal semacamnya.
  4. Anda bisa “menyembunyikan” makanan yang tidak disukainya kedalam makanan yang disukainya, misalkan anda dapat “menyelipkan” bayam atau brokoli kedalam hamburger sehingga anak anda tidak akan menyadarinya dan tetap memakannya dengan lahap seperti biasa.
  5. Anda juga bisa mengolah makanan sehat sebagai kudapan atau cemilan untuk anak anda. Beberapa jenis cemilan ringan akan disukainya, karena itu sebaiknya juga disertakan dengan sebuah cerita yang hebat mengenai cemilan tersebut.

Berikan balita anda apa yang mereka butuhkan dalam masa perkembangan mereka agar lebih optimal. Menyajikan makanan lebih bervariatif adalah salah satu cara agar anak berselera bahkan ingin memakan makanan tersebut. Cobalah berkreasi dan jika perlu perlihatkan anak dalam usaha anda berkreasi sehingga mereka merasa lebih menghargai apa yang disajikan untuk mereka. Demikian Tips menyajikan makanan balita.