
Tidak seorangpun yang menginginkan bayi mereka lahir cacat, akan tetapi saat ini kelahiran bayi cacat atau kelainan bayi sering kali muncul dengan berbagai kondisi dan faktor yang menjadi pemicu. Lalu apa saja kelainan janin yang timbul pada trimester 2? Kelainan tersebut bisa berupa cacat secara fisik maupun secara mental. Setelah dilakukan sejumlah penelitian oleh para ahli, ditemukan bahwa kelainan tersebut banyak dipengaruhi oleh faktor gizi yang buruk. Tidak pelak jika bayi lahir dengan catat atau kelainan tertentu kerap muncul di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Jumlahnya pun meningkat dari waktu ke waktu yang menambah angka kekhawatiran bayi lahir cacat. Ada juga kelainan bayi yang diakibatkan oleh faktor bawaan. Di kawasan Asia Tenggara sendiri jumlah bayi yang lahir cacat sudah mencapai lebih dari lima persen dari jumlah seribu kelahiran.
Untuk kelainan bayi bawaan sering ditimbulkan oleh faktor-faktor seperti, faktor genetik, lingkungan, infeksi, dan juga virus. Faktor kelainan bayi bawaan ini memang sesuatu yang bisa dikatakan tidak terlalu sering terjadi dibandingkan faktor bayi lahir karena kurang gizi atau gizi buruk. Kelainan janin yang timbul pada kehamilan trimester 2, seringkali terjadi pada para
ibu yang tidak mengerti betul tentang kehamilan dan cara menjaga kehamilan mereka, atau lebih sering mereka memang dipaksa oleh keadaan yang tidak memungkinkan mereka untuk menjaga kesehatan janin mereka dengan baik. Buktinya dengan bayi yang mengalami gizi buruk adalah contoh dari keadaan terpaksa yang harus dialami oleh para ibu dan bayi yang hidup dalam kemiskinan. Sayangnya hal ini banyak sekali terjadi di Indonesia. Tidak hanya itu saja, kelainan bayi pun menjadi semakin beragam. Jika Anda perhatikan dalam siaran berita, ada banyak bayi yang lahir tanpa tempurung kepala, tanpa kulit pembungkus perut, tanpa tangan, tanpa kaki, kembar siam, bayi lahir dengan dua kepala dan satu badan, bayi lahir dempet dengan satu jantung, dan lain sebagainya.
Ini tentunya sudah bukan lagi hal biasa. Para janin tersebut mengalami gizi yang sangat buruk sehingga perkembangan tubuh mereka menjadi tidak sempurna. Ada banyak hambatan yang harus mereka hadapi untuk bisa terlahir sempurna. Ini bahkan sering terjadi pada trimester ke dua. Banyak janin yang tidak bisa berkembang dengan baik di masa itu. Mereka tidak mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan untuk membentuk bagian-bagian tubuh mereka. Kelainan janin yang timbul pada trimester 2 ini, seringkali menjadikan mereka tidak bisa hidup untuk waktu yang lama jika mereka sudah dilahirkan.

