Amankah Hubungan Seksual Pada Kehamilan Trimester Dua?

Beberapa pasangan mengalami katakutan akan kehamilan yang mengganggu kehidupan seksual mereka. Amankah untuk bayi mereka? Untuk kehamilan normal dengan resiko rendah kecil kemungkinan mengganggu perkenmbangan janin dalam kandungan.

Ada beberapa kesalahpahaman tentang hubungan seksual selama kehamilan. Hal pertama yang harus dipahami adalah bagaimana kehamilan mempengaruhi tubuh wanita. Kehamilan terjadi ketika sperma membuahi sel telur betina. Embrio berkembang menjadi janin. Untuk melindungi janin rongga amnion berkembang.

Hubungan seksual ketika seorang wanita sedang hamil perlu dibicarakan dengan dokter. Meskipun tidak ada masalah teknis dengan hubungan seksual selama kehamilan, akan tetapi ada beberapa masalah biologis terkait dengan riwayat kehamilan yang lalu.

Masa kehamilan trimester dua yaitu usia 4,5,6 bulan adalah masa yang aman untuk memulai kehidupan seksual anda,namun harus anda ketahui hal-hal penting sebelum melakukan hubungan seksual saat kehamilan terjadi.

Hal-hal yang perlu diketahui tentang hubungan seksual selama kehamilan

  1. Wanita yang melahirkan premature, disarankan agar pasangan suami istri menahan diri untuk berhubungan seksual penetrasi selama Trimester Pertama
  2. Wanita dengan riwayat keguguran sebelumnya, harus berhati-hati dalam melakukan hubungan seksual, atau lebih baik dilakukan di kehamilan Trimester Dua
  3. Wanita yang memiliki leher rahim pendek, sebaiknya tidak melakukan hubungan seksual selama kehamilan.
  4. Posisi Seksual, Pria harus mempertimbangkan posisi perempuan saat berhubungan .Posisi yang paling nyaman adalah mendatar,terutama jika perut mereka mulai membuncit
  5. Penetrasi dalam harus dihindari
  6. Tidak menyisipkan benda asing seperti mainan seks,jari dan anal seks, akan membuat infkesi yang membahayakan perempuan dan bayi yang dikandungnya
  7. Hubungan seksual harus dihentikan jika terjadi pendarahan pada “V”
  8. Hubungan seksual harus dihentikan jika terjadi kebocoran cairan ketuban
  9. Stress dan kelelahan membuat hubungan seksual selama kehamilan tidak nyaman dan menyenangkan

Hubungan seksual selama kehamilan mempunyai makna baru jika pasangan suami istri segera menyadarinya, perubahan hormon juga dapat menyebabkan wanita menjadi lebih libido selama kehamilan.

Beberapa pasangan tidak bisa mengelola hubungan seksual selama kehamilan dikarekan peningkatan ukuran dari pasangan sehingga menimbulkan dampak ketakutan merugikan janin. Jika seperti ini, saling pengertian dan menghormati penolakan harus dilakukan untuk mencegah dampak psikologis yang lebih berat.

Konsultasikan kepada dokter anda jika anda ragu-ragu akan kondisi kehamilan anda. Bagaimanapun kehamilan adalah hal menyenangkan bagi setiap pasangan.