
Flu Singapura, mungkin anda kerap kali mendengar tentang pernyakit ini. Tapi dalam dunia medis sebenarnya tidak ada istilah flu singapura, ini adalah penyakit Hand Foot Mouth Disease (HFMD) atau Penyakit Kaki Tangan dan Mulut. HFMD ini disebabkan oleh virus RNA yang masuk dalam famili picornaviridea dan genus enterovirus . Lalu kenapa bisa sampai dikatakan flu singapura? Karena pada awalnya pernah mewabah di Singapura baru dikenal di Indonesia. Faktanya, penyakit ini sudah ada sejak lama di Indonesia.
Penyakit ini biasanya menyerang dan banyak ditemui pada anak usia 2 sampai 5 tahun, tapi tidak menutup kemungkinan bayi dan anak-anak usia 6 sampai 10 tahun juga dapat terkena penyakit ini. Dengan masa inkubasi 3-7 hari. HFMD ini dapat menular melalui kontak langsung dengan si penderita seperti cairan hidung dan tenggorokan, saliva, atau tinja pasien.
Tanda-tanda Anak Terkena Hand Foot Mouth Disease
- Demam yang tinggi 38-40 derajat celcius.
- Timbul bintik kemerahan disekitar tangan, kaki, dan mulut anak.
- Tidak nafsu makan
- Lesu
- Nyeri tenggorokan
Cara Pengobatan
Sejatinya tidak ada obat khusus untuk penyakit ini. Penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam 7-10 hari. Dan bukan tergolong penyakit berat. Pemberian obat hanya bersifat mengurangi rasa sakit anak terutama saat sulit menelan dan membantu mempercepat pengeringan bintik atau bentol merah yang mirip dengan cacar atau kaligata.
Obat yang paling mujarab atau ampuh adalah dengan istirahat total dan mengkonsumsi makanan yang cukup kalori dan protein.
Cara Pencegahan Penularan
Dengan mengacu dan menjalankan pada pola hidup sehat dan bersih maka masyarakat akan terhindar dari penularan penyakit flu singapura atau Hand Foot Mouth Disease ini. Biasakan mencuci tangan dengan cabun, menutup hidung dan mulut saat bersin, batuk dan pilek. Selain itu biasakan untuk tidak berbagi barang atau peralatan pribadi seperti tempat minum, sikat gigi, sendok, garpu, handuk, lap muka, serta sepatu dan kaus kaki. Selain itu tidak ada pantangan untuk anak yang sedang terkena searangan Hand Foot Mouth Disease, seperti larangan mandi, padahal mandi merupakan salah satu cara mempercepat proses penyembuhan terhadap penyakit ini.

