Gejala Yang Timbul Apabila Terinfeksi Cacar

Gejala yang timbul apabila terinfeksi cacar sebenarnya tak sulit untuk dikenali, namun anda mungkin perlu tahu beberapa fakta mengenai penyakit ini jika belum pernah terserang sebelumnya. Pada umumnya, gejala akan muncul setelah 12 hingga 14 hari sesudah terinfeksi. Periode inkubasi sendiri berlangsung selama kurang lebih 7 hingga 17 hari. Saat itu, penderita tidak tampak sakit dan tidak akan bisa menulari orang lain.

Keluhan Awal
Sebelum gejala terinfeksi cacar muncul, penderita akan terlebih dahulu mengalami flu, sakit kepala, demam, lelah, merasa tidak nyaman, sakit punggung, diare, mual dan bahkan muntah. Beberapa hari setelahnya, gejala berupa ruam di kulit akan nampak diikuti dengan bintik-bintik merah. Dua hari kemudian, bintik tersebut akan melepuh dan berisi cairan jernih dan pada akhirnya berisi nanah.

Ruam di permukaan kulit awalnya timbul di area lengan, tangan dan wajah, baru kemudian ke seluruh tubuh. Beberapa orang bahkan mengalami gejala yang lebih parah yaitu bintik merah disertai cairan jernih di hidung dan mulut. Gejala ini pada umumnya dideskripsikan dalam 3 tahap yaitu benjolan merah, cairan berisi lepuh dan kerak (lepuh yang sudah pecah).
Munculnya kerak dan scabs menjadi tanda bahwa fase penyakit cacar ini sudah sampai pada antiklimaks dan anda tinggal menunggu beberapa hari lagi untuk sembuh dari penyakit yang amat sangat menyiksa ini. Mengingat benjolan akan bertambah setiap harinya setelah masa inkubasi, maka penderita penyakit cacar kemungkinan akan memiliki ketiga tahap tersebut secara bersamaan.

Seberapa Parah?
Setelah membaca deskripsi tentang gejala yang timbul apabila terinfeksi cacar diatas, anda mungkin akan bertanya seberapa parahkah penyakit ini sebenarnya. Secara umum, penyakit ini terbilang ringan jika anak sebelumnya berada dalam kondisi badan yang sehat. Sebaliknya, penyakit ini juga bisa menjadi sangat parah dan ruam serta bintil akan muncul di area tubuh yang umumnya tidak diserang seperti tenggorokan, anus, vagina dan mata.
Saat beberapa gejala awal muncul, ada baiknya anda memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah anda benar-benar terkena cacar sebab ada beberapa penyakit yang sebenarnya kerap kali membuat bingung karena gejalanya yang sangat mirip. Biasanya, dokter akan membantu mengurangi keparahan dengan memberikan obat yang mencegah komplikasi akibat cacar dan membantu proses penyembuhan.

Saat memeriksakan diri ke dokter, anda sebaiknya bersikap bijaksana. Buatlah janji terlebih dahulu, sehingga anda mendapat kepastian bahwa anda akan ditangani pada hari dan jam yang ditentukan. Mengantri berlama-lama hanya akan membuat anda semakin merasa tidak nyaman. Selain itu, orang yang berada di dekat anda juga kemungkinan bisa tertular jika anda ternyata memang menderita penyakit cacar.

Jika cacar menyerang anak-anak, anda juga harus tanggap dengan memberikan pengertian pada mereka untuk tidak keluar rumah karena bisa menulari orang lain dan memperburuk kondisinya sendiri jika terlalu banyak terkena angin. Dengan memahami gejala yang timbul apabila terinfeksi cacar, anda bisa semakin waspada dan segera bertindak untuk mengatasi penyakit yang menimpa anda dan meminimalisir akibat-akibat buruk yang mungkin akan timbul karenanya. Anda harus mengetahui perbedaan gejala antara varisella, variola, dan herpes agar dapat menanganinya dengan tepat.