Obat Yang Harus Dihindari Bayi

Tidak seperti orang dewasa, bayi memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap efek samping dari obat-obatan. Bahkan obat-obatan herbal yang diketahui lebih ramah terhadap tubuh pun dapat membahayakan kesehatan bayi bila tidak digunakan dengan tepat. Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan pengasuh bayi untuk berhati-hati dalam memberikan pengobatan kepada bayi. Khusus bagi
bayi di bawah usia 6 bulan, orang tua maupun pengasuh bayi harus selalu berkonsultasi dengan dokter spesialis anak sebelum memberikan obat kepada bayinya. Demi menjaga keselamatan bayi, orang tua dan pengasuh bayi juga harus mengetahui jenis obat yang harus dihindari seperti yang diulas berikut ini.

Beberapa Obat yang Harus Dihindari Bayi

Aspirin

Jangan pernah berikan aspirin atau obat yang mengandung aspirin pada bayi. Aspirin dapat menyebabkan timbulnya sindrom Reye pada bayi. Sindrom Reyes ini berakibat fatal bagi bayi. Aspirin terkadang merujuk pada asam asetilsalisilat atau salisilat.

Anti-Muntah

Meski bayi sering tampak seperti muntah, bukan berarti harus diobati. Penggunaan obat anti-muntah pada bayi dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan. Diskusikan hal ini dengan dokter spesialis anak.

Diflucan

Diflucan umumnya digunakan untuk mengatasi sariawan pada bayi. Namun perlu diperhatikan pula bahwa diflucan memiliki efek samping yang akan membuat bayi menjadi tidak nyaman. Efek samping tersebut adalah mual, sakit perut, demam ringan, kehilangan nafsu makan, penyakit kuning, gejala flu, ruam di kulit, mudah memar, keletihan yang tidak biasa, dan kejang-kejang.

Nystatin

Nystatin juga sering digunakan sebagai obat sariawan pada bayi. Untungnya nystatin tidak sebahaya diflucan. Meskipun demikian, nystatin tetap saja memiliki efek samping yaitu dapat menyebabkan sel-sel ragi bermutasi ke bentuk yang lebih menyulitkan untuk dibasmi. Biasanya nystatin dicampur dengan gula agar rasanya disukai bayi. Kandungan gula ini dapat memperparah kondisi sariawan mengingat gula merupakan salah satu makanan favorit bagi ragi.

Sekali lagi para orang tua dan pengasuh bayi harus lebih teliti membaca bahan apa saja yang terkandung dalam obat-obatan demi menghindari terjadinya efek samping ringan maupun fatal bagi bayi.