
Apa itu mandi seka pada bayi? Bagi anda orangtua baru atau orangtua yang suka bepergian bersama buah hati, mandi seka adalah ritual yang wajib dipahami. Selain tidak menggunakan banyak air sehingga praktis saat berada di perjalanan, mandi seka juga dapat dilakukan di mana saja, dan baik bagi bayi yang baru lahir. Sebenarnya kapan kita sebaiknya melakukan mandi seka? Bagaimana cara mandi seka pada bayi?
Kapan sebaiknya melakukan mandi seka pada bayi?
Sebelum membahas bagaimana cara mandi seka pada bayi, lebih baik kita bahas terlebih dahulu kapan waktu yang tepat untuk mandi seka pada bayi serta bisa melakukan mandi seka. Mandi seka, seperti mandi biasa, lebih tepat dilakukan sebelum bayi minum ASI untuk menghindari muntah. Kalau ingin tetap memandikan bayi setelah minum ASI, tunggu 10-15 menit atau sampai bayi bersendawa. Mandi seka dapat dilakukan 1-2 kali sehari tergantung kondisi cuaca. Jika cuaca sedang panas, mandi seka perlu dilakukan lebih sering sehingga bayi tidak kepanasan. Sebaliknya, jika cuaca sedang dingin, minimalkan mandi seka dan segera pakaikan pakaian hangat pada bayi setelah mandi. Mengenai tempat, mandi seka pada bayi bisa dilakukan di mana saja, asalkan terdapat bidang datar untuk meletakkan bayi dan wadah air. Jika Anda sedang dalam perjalanan menggunakan pesawat, mandi seka bisa dilakukan di toilet pesawat. Namun jika menggunakan kereta, anda harus melakukannya di kursi karena kereta di Indonesia tidak memiliki fasilitas meja bayi di toiletnya. Berbeda lagi jika anda menggunakan bis, karena guncangannya yang tidak stabil lebih baik anda tidak melakukan mandi seka ada bayi tapi memandikannya saat bus berhenti.
Tips mandi seka pada bayi
Sekarang kita akan membahas langkah-langkah bagaimana cara mandi seka pada bayi. Perhatikanlah petunjuk berikut dan pastikan semua alat yang diperlukan sudah tersedia.Siapkan 2 wadah air (tidak perlu terlalu besar), air hangat bersuhu sekitar 29 derajat celcius, 2 handuk lembut atau waslap, sabun bayi, dan perlak sebagai alas. Pastikan semua alat untuk mandi seka pada bayi sudah disiapkan agar anda tidak perlu meninggalkan bayi saat mandi seka jika ada alat yang tertinggal. Setelah semuanya siap, isi wadah air dengan air hangat. Masukan sabun bayi secukupnya ke salah satu wadah, aduk-aduk hingga berbusa sambil memeriksa suhu air. Biarkan wadah yang satunya tanpa sabun bayi. Siapkan perlak alas, letakkan bayi di tengah-tengah. Dengan perlahan, basahi salah satu waslap cukup sedikit saja, tidak perlu terlalu basah. Usap dengan lembut mulai dari bagian kepala sambil membersihkan kotoran di mata dan hidung. Lanjutkan dengan mengusap dada dan badan bayi sambil sekali-kali mencelupkan handuk ke air sabun hangat. Setelah selesai mandi seka pada bayi, lakukan pembilasan dengan cara yang sama namun dengan menggunakan air bersih di wadah yang lain. Bersihkan hingga anda yakin tidak ada sisa sabun yang tertinggal. Bersihkan hingga badan bayi kering seluruhnya. Bila perlu usapkan minyak telon dan segera pakaikan pakaian agar bayi merasa nyaman dan hangat. Nah, selesailah ritual mandi seka pada bayi.
Itu dia tips tentang kapan dan bagaimana cara mandi seka pada bayi, jadi selamat bermain air dengan bayi anda.

