
Ketika si kecil demam, anda pasti berusaha sedapat mungkin untuk segera menurunkan suhu badan anak. Ya, suhu tubuh anak harus secepatnya diturunkan. Jika tidak, dapat membahayakan anak. Yang pertama, tingginya suhu badan anak jika tidak lekas ditangani bisa merusak jaringan otak anak. Menimbulkan kebutaan. Selain itu apabila suhu tubuh terlalu tinggi, maka anak dapat mengalami kejang demam. Cara menurunkan suhu tubuh, salah satunya adalah dengan mengkompres anak. Lalu timbul pertanyaan, untuk menurunkan demam anak, kompress air dingin atau hangat?
Jika pada jaman dahulu mengkompres anak cenderung menggunakan air dingin dan bahkan air es. Namun tahukah anda bahwa tindakan tersebut justru membahayakan anak? Perlu diketahui bahwa pada kondisi demam, suhu badan meningkat. Meningkatnya suhu badan dapat menimbulkan kondisi tubuh menjadi demam. Sebenarnya mekanisme demam adalah akibat dari reaksi imunitas tubuh di dalam merespon bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh individu. Ketika anak demam, untuk menurunkan demam adalah dengan menyesuaikan kondisi luar tubuh dengan keadaan tubuh yang seperti membara.
Pertanyaan anda berikut : menurunkan demam anak, kompres air dingin atau hangat akan terjawab setelah mengetahui system keseimbangan tubuh dengan lingkungan ini. Pada saat suhu lingkungan meningkat, maka tubuh akan berusaha untuk menurunkan suhu tubuh, salah satunya adalah dengan berkeringat. Adapun sebaliknya, ketika suhu ruang atau lingkungan dingin, maka tubuh akan segera melakukan reaksi berupa meningkatkan suhu tubuh dengan tujuan agar tubuh menjadi lebih hangat. Nah apabila suhu tubuh tinggi akibat demam, maka cara terbaik untuk menurunkannya adalah memberikan kondisi lingkungan yang relative hangat, salah satunya adalah dengan memberikan kompres air hangat.
Dengan adanya kompres air hangat, tubuh akan merespon untuk sistem keseimbangan dengan menurunkan suhu tubuh. Namun apabila yang dilakukan adalah kompres dengan air dingin bahkan air es, tubuh akan segera meningkatkan suhu tubuhnya dan hal ini dapat sangat membahayakan, bahkan akan merusak otak dan bisa terjadi loncatan ion listrik di dalam saraf manusia, sehingga dapat berakibat fatal. Jadi untuk menurunkan demam anak, kompres air dingin atau hangat? Anda sudah tahu jawabannya.

