Tips Menyajikan Makanan Bayi Bagi Ibu Bekerja

Membuat sendiri makanan untuk bayi menjadi alternatif terbaik bagi ibu. Selain lebih sehat, lebih higienis dan tentu saja kandungan nutrisinya lebih terjaga sehingga asupan gizi balita bisa terpenuhi. Makanan bayi yang dibuat sendiri juga akan membuat bayi lebih lahap karena tekstur rasanya yang alami.

Bagi ibu bekerja yang memiliki kesibukan ekstra tentu menyiapkan makanan untuk bayi menjadi hal yang sangat merepotkan. Sementara anda tidak ingin mengandalkan makanan bayi siap saji yang banyak tersedia di supermarket. Tidak perlu khawatir, anda tetap bisa menyiapkan makanan bayi yang aman, alami dan bergizi di sela-sela kesibukan harian anda.

Caranya adalah sebagai berikut:

Dari Bahan Yang Sama Diolah Menjadi Beberapa Macam Makanan.

Misalnya ketika menyajikan alpukat. Belah buah alpukat menjadi 2 bagian. Gunakan separuh bagian sebagai pure alpukat dengan cara dikerok dagingnya lalu haluskan dengan sendok atau garpu dan suapi bayi dengan pure alpukat. Lalu gunakan separuh bagian lainnya sebagai camilan ( finger food ) atau makanan selingan di siang hari dengan cara memotong daging alpukat sebesar jari tangan dan biarkan bayi anda menggigit-gigit irisan alpukat tersebut. Karena teksturnya yang lembut, anda tidak perlu khawatir kalau bayi anda tersesak, namun tetap harus ada dalam pengawasan anda.

Contoh lain misalnya saat anda hendak membuat pure kacang hijau, saat merebus kacang hijau ambil air rebusan pertama kacang hijau dan simpan sebagai minuman di sela-sela waktu minum susu bayi. Sedangkan daging kacang hijau bisa tetap anda rebus sampai matang dan menghaluskannya dalam blender.

Membuat Bubur Bayi Dalam Jumlah Banyak dan Menyimpannya di Dalam Freezer.

Saat anda merasa waktu membuat bubur bayi sangat menyita waktu, luangkan waktu anda miminal dua hari sekali untuk membuat bubur bayi dengan beberapa macam variasi rasa kemudian bekukan. Saat menyimpan bubur bayi dalam freezer, pastikan anda menggunakan wadah bersih dengan penutup rapat agar makanan tidak terkontaminasi.

Gunakan wadah kecil agar sesuai dengan porsi satu kali makan bayi, Sehingga ketika membutuhkan kita tinggal mengambil satu  wadah sekali makan tanpa harus membuka dan menutup kembali untuk mengambil bubur bayi. Jangan menyimpan bubur bayi dalam wadah besar, lalu mengeluarkannya saat hendak memberikan dan mengambil hanya sebagian kemudian memasukkan sisanya ke dalam kulkas lagi. Ini akan merusak tekstur dan kandungan nutrisi pada bubur bayi yang anda buat. Jika bubur yang telah dipanaskan tidak habis dimakan, jangan menyimpannya kembali lebih baik anda buang, itulah pentingnya menyimpan dalam kemasan sekali pemberian.

Perlu diingat pula jangan memanaskan bubur bayi di dalam microwave, karena microwave tidak menghangatkan makanan bayi dengan sempurna. Sebaiknya dinginkan bubur pada suhu ruang kemudian gunakan panci berisi air panas untuk mensteam bubur bayi. Namun untuk jus buah, sangat tidak disarankan untuk membuat dan menyimpannya terlalu lama. Jus buah harus selalu dibuat fresh dan segera diberikan kepada bayi agar kandungan vitamin,serat dan nutrisi lainnya tidak terkontaminasi.