
Bayi anda baru saja melalui masa 6 bulan ASI ekslusif? Saatnya memberikan makanan pendamping ASI. Namun sebelum memberikan makanan pertama bayi ada baiknya anda cermati hal-hal dibawah ini.
1. Perencanaan.
Ketika sedang mempersiapkan makanan bayi, pastikan persiapan anda sudah matang. Beli perlengkapan untuk membuat sendiri makanan padat bayi. Hal ini jauh lebih efisien, lebih sehat dan lebih ekonomis. Sebuah blender akan diperlukan jika Anda ingin membuat makanan bayi sendiri di rumah. Selain blender siapkan pula saringan ( ayakan ) untuk menyaring hasil blender anda agar sisa serat yang tidak hancur tidak mengganggu atau membuat bayi tersedak. Peralatan lain biasanya adalah alat penggilas, pemeras jeruk dan beberapa mangkok kecil yang biasanya bisa kita dapatkan di supermarket atau toko- toko perlengkapan bayi, ada yang dijual terpisah namun ada pula yang berupa satu paket dalam kemasan box.
2. Penentuan.
Hindari pemberian berbagai macam makanan sekaligus, sebaiknya berikan satu jenis makanan selama 2 atau 3 hari berturut-turut di awal pemberian untuk mengetahui reaksi alergi terhadap jenis makanan tertentu. Jika diketahui tidak ada resiko alergi, Anda bisa melanjutkan dengan menu-menu lain yang lebih variatif. Usahakan lebih dahulu memberikan olahan makanan yang berasal dari sayur-sayuran. Karena tekstur rasa sayuran yang cenderung tidak kuat/ tawar, memberikan sayuran lebih awal akan membiasakan bayi menyukai sayur-sayuran. Karena jika kita terlalu sering dan lebih banyak memberikan buah-buahan, akan membuat bayi terbiasa merasakan manisnya rasa buah-buahan dan tidak akan menyukai sayuran.
3. Membuat makanan sesuai dengan umur bayi.
Setelah bayi Anda mencapai 6 bulan, Anda perlu memberinya nutrisi tambahan yang bisa bayi dapatkan dari makanan padat. Gunakan panduan dari sejumlah buku resep masakan bayi untuk membuat makanan sesuai dengan usia bayi Anda. Ikuti step by step urutannya, ini adalah hal pertama yang harus Anda pertimbangkan sebelum membuat makanan dari resep makanan bayi. Awali dengan memberikan sari buah atau sayur di awal sebelum kemudian naik peringkat dengan memberikannya bubur saring.
4. Pelajari cara untuk mempersiapkan dan menyimpan makanan bayi.
Hal ini penting untuk menyiapkan dan menyimpan makanan bayi Anda dengan benar. Jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menyiapkan makanan bayi Anda. Penyakit biasanya diperoleh dari penanganan makanan yang tidak tepat dan persiapan. Simpan makanan bayi dalam wadah kedap udara dan tutup rapat.
5. Kenali makanan bayi Anda.
Sebaiknya hindarkan bayi dari makanan yang banyak menimbulkan alergi pada bayi. Salah satu penyebab alergi makanan yang paling banyak ditemui adalah produk protein susu sapi. Kacang dan telur juga berada di antara produk atas makanan yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada bayi. Selama bulan-bulan pertama pada makanan padat, hindari resep dengan bahan-bahan seperti keju, coklat, yoghurt, produk berbahan dasar kacang-kacangan, dan telur.
6. Periksa bahan dari resep makanan untuk bayi Anda.
Sebelum membuat makanan untuk bayi Anda, pelajari bahan yang disertakan pada resep makanan bayi. Gangguan pencernaan akan lebih kecil kemungkinannya untuk terjadi jika Anda memberikan bayi Anda dengan makanan yang terbuat dari sayuran, nasi, dan sereal.

