Seputar Masalah Kehamilan Trimester Kedua: Pendarahan pada Trimester Kedua

Banyak informasi tentang Seputar Masalah Kehamilan Trimester Kedua yang biasa ibu hamil alami, tapi masalah yang cukup mengkhawatirkan tentu saja pendarahan. Banyak orang berkata bahwa trimester pertama adalah periode paling rentang untuk pendarahan dan keguguran, tapi sebenarnya trimester kedua juga masa yang masih sangat rentan. Pendarahan dapat terjadi pada kehamilan trimester kedua oleh berbagai sebab.

Tentu saja, jika pendarahan terjadi, sangat disarankan untuk ibu hamil memeriksakan kandungannya secepatnya untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Pendarahan para trimester kedua tidak selalu menjadi tanda keguguran, tapi penanganan dokter sangat disarankan.

Penyebab Pendarahan pada Trimester Kedua

Banyak wanita yang menganggap bahwa pada saat mereka menginjak usia kehamilan trimester kedua, mereka hanya perlu untuk mengkhawatirkan tentang masalah Seputar Masalah Kehamilan Trimester Kedua biasa seperti kaki kram, pusing dan lain sebagainya, padahal mereka masih tetap harus waspada terhadap masalah yang lebih serius seperti pendarahan. Pendarahan bisa disebabkan oleh sel telur yang jatuh ke janin. Hal ini sangat normal dan hanya akan mengakibatkan pendarahan ringan. Infeksi pada organ reproduksi bisa juga menjadi sebab pendarahan.

Infeksi yang biasa terjadi adalah infeksi pada saluran kencing yang ditandai rasa sakit saat buang air kecil. Intercourse saat hamil juga bisa mengakibatkan pendarahan ringan karena dinding rahim menjadi sangat sensitif. Sebab pendarahan yang paling berbahaya tentu saja keguguran. Biasanya pendarahan saat keguguran ditandai dengan pendarahan yang cukup banyak dan kram pada bagian rahim.

 

Penanganan pada Pendarahan di Trimester Kedua

Penanganan pada pendarahan tentu saja harus dilakukan oleh dokter. Pendarahan ringan seperti jatuhnya sel telur tidak akan berbahaya, tapi ada baiknya jika ibu melakukan pencegahan atau pemeriksaan secara berkala ke dokter ibu. Hal ini akan membantu ibu mencegah pendarahan seperti pada infeksi saluran kencing. Gejala-gejala yang dapat mengacu pada keguguran juga dapat dicegah dengan pemeriksaan berkala. Ibu harus ingat bahwa pendarahan karena keguguran yang disebabkan oleh ketidaksempurnaan genetik tidak bisa dicegah. Biasanya dokter akan memberi tahu saat pengecekan janin.

Oleh karena itu, pastikan untuk berkonsultasi pada dokter dan melakukan pengecekan sangat diperlukan agar langkah terbaik dapat diambil untuk ibu hamil dan janin. Cukup banyak keluhan ibu hamil pada trimester kedua, tapi dengan pencegahan dan pengetahuan yang baik akan Seputar Masalah Kehamilan Trimester Kedua, semua masalah akan dapat dicegah.