Trik Untuk Penanganan Bayi Ketika Menangis

Penanganan bayi ketika menangis penting untuk diketahui bagi anda yang memiliki bayi, baik bayi baru lahir ataupun sudah memasuki balita dan seterusnya. Bayi memiliki keunikan di antara makhluk Tuhan lainnya. Menangis menjadi satu-satunya cara untuk melakukan komunikasi dengan orang di sekitarnya terutama orang tua kandungnya. Ketika bayi menangis tentu akan membuat suasana menjadi terasa mendesak bagi seorang ibu utamanya. Hal tersebut disebabkan oleh adanya hormon prolaktin yang meningkat.

Memahami arti tangisan bayi

Bayi menangis menandakan banyak hal yang menjadi keinginan dan kebutuhan mereka. Kadang bayi membutuhkan ASI, pelukan, ditemani, buang air besar, buang air kecil dan sebagainya semua ia tunjukkan dengan menangis. Oleh karena itu, orang tua harus segera menanganinya. Ketika hal tersebut sudah ditangani, maka bayi akan tampak tenang dan nyaman kembali seperti kondisi ketika ia tidak sedang menangis.

Seorang wanita yang baru mendapat peran sebagai ibu dengan kelahiran anak pertama, biasanya tampak panik dan bingung ketika menghadapi kondisi bayi menangis. Selain itu, biasanya para ibu tidak tahu harus melakukan apa dan menjadi frustrasi bahkan mungkin muncul perasaan tak becus menjadi seorang ibu yang baik. Namun demikian, anda tidak perlu khawatir karena tolak ukur seorang ibu yang baik terhadap buah hatinya bukanlah dinilai dari bagaimana ia menangani bayinya ketika menangis.

Trik menangani bayi ketika menangis

Charles E. Schaefer merupakan seorang profesor psikologi di Universitas Fairleigh Dickinson memiliki pendapat bahwa selama beberapa minggu pertama setelah bayi lahir, bayi akan sering menangis. Hal tersebut umumnya terjadi ketika bayi terbangun dari tidurnya. Hal tersebut mengejutkan bagi para orang tua dan sering menyebabkan kelelahan fisik bahkan stress.
Dengan demikian perlu adanya trik untuk menenangkan bayi ketika menangis. Anda dapat mencoba mempraktekkannya atau mengkolaborasikannya dengan beragam sumber lainnya. Berikut trik menenangkan bayi ketika menangis:

  1. Penuhi kebutuhannya. Kebutuhan bayi ketika menangis beragam, misalnya membutuhkan ASI, kehangatan tubuh, kenyamanan dan lainnya.
  2. Kurangi stimulasi yang berlebihan. Jangan berlebihan dalam memberikan suara-suara, cahaya ataupun stimulasi yang lain.
  3. Gendong bayi anda. Menggoyang ataupun mengayunnya dalam gendongan dapat menenangkan bayi. Selain itu anda juga dapat mengajaknya berbicara, memijat ringan bagian tubuhnya, membelainya dan sebagainya.
  4. Mengontrol emosi anda. Anda berupaya untuk tenang agar perasaan cemas, khawatir ataupun perasaan was-was lainnya tidak mempengaruhi emosi bayi.

Semoga tips mengenai penanganan bayi ketika menangis di atas dapat memberikan manfaat bagi anda. Selamat mempraktekkannya!