
Perawatan dan penanganan bayi yang masih dengan tali pusar dapat dipelajari sejak dini oleh masyarakat melalui berbagai sumber bacaan. Utamanya wanita, mereka tidak perlu menunggu untuk jadi seorang ibu untuk mempelajarinya, tapi mereka sudah dapat mengetahuinya mulai dari sebelum menikah. Jangan merasa terlalu dini untuk mengetahuinya sehingga timbul rasa malu ketika orang lain bertanya kenapa membaca berbagai hal tentang kehidupan bayi dan sebagainya. Persiapan yang matang untuk menjadi seorang ibu, akan dapat memudahkannya ketika tiba waktunya.
Tali pusar dan perawatan serta Penanganannya pada bayi
Tali pusar atau sering dikenal tali pusat, memiliki nama ilmiah yaitu umbilical cord. Tali pusar merupakan sebuah saluran kehidupan bagi janin selama dalam perut ibunya sekitar 9 bulan 10 hari. Melalui tali pusar tersebut bayi menerima zat-zat gizi dan oksigen dari ibunya. Oleh karena itu, saluran ini dinamakan saluran kehidupan. Akan tetapi ketika bayi lahir, saluran ini tidak dibutuhkan bayi lagi sehingga harus dipotong dan diikat. Adapun sisa dari tali pusar yang masih menempel di perut bayi (atau sering disebut dalam istilah ilmiahnya umbilical stump), akan mengering dan biasanya dapat lepas sendiri dalam waktu 1 sampai dengan 3 minggu. Namun demikian, lepasnya tali pusar antara bayi satu dengan lainnya berbeda. Umumnya orang tua memiliki rasa takut ketika merawat bayi yang baru lahir karena umbilical stump ini. Tapi pada keadaan sebenarnya, bayi anda tidak merasa sakit atau terganggu dengan tali pusar tersebut.
Bagaimana perawatan dan penanganan bayi yang masih dengan tali pusar?
Pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan mudah bagi ahli kesehatan bayi ataupun orang tua yang sudah memiliki pengalaman dalam hal tersebut. Umumnya pendapat mereka mengenai merawat dan menangani bayi yang tali pusarnya belum lepas sebenarnya sederhana dan tidak perlu ditakuti atau merasa khawatir sebelumnya. Hal utama yang diperhatikan yaitu memastikan tali pusar dan area di sekeliling bayi agar selalu bersih dan kering. Berikut ini cara merawat dan menangani bayi yang masih dengan tali pusar, diantaranya:
- Selalu mencuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun sebelum membersihkan tali pusar. Anda juga dapat menggunakan alkohol sebagai bahan untuk membersihkannya. Namun ada juga yang berpendapat dengan menggunakan air dan sabun saja agar lebih cepat puput (lepas).
- Tali pusar tidak boleh ditutup rapat dengan apapun. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari lembab maupun infeksi pada bagian tali pusar tersebut. Silakan anda menutup atau mengikatnya dengan longgar pada bagian atas tali pusar menggunakan kain kasa steril dengan bagian pangkal tali pusar dapat terkena udara dengan leluasa.
- Membiarkan tali pusar lepas dengan sendirinya. Jangan anda memegangnya terlalu sering atau bahkan menariknya. Hal tersebut jika dilakukan akan menyebabkan infeksi pada tali pusar tersebut dengan tanda-tanda seperti; pangkal tali pusar dan daerah sekitarnya berwarna merah atau bayi demam tanpa sebab yang jelas.
Demikian beberapa tips perawatan dan penanganan bayi yang masih dengan tali pusar dan semoga bayi anda sehat dan aman dari infeksi pada tali pusar.

