
Memahami kondisi fisik ibu pasca melahirkan merupakan hal yang harus dilakukan suami atau anggota keluarga lain ketika istri dan/atau ibu mereka melahirkan dan merasakan berbagai macam kondisi kesehatan yang cukup berat. Mengapa harus memahami? Sebab kondisi fisik pasca melahirkan bisa menjadi faktor penting timbulnya masalah lain yang juga akan melibatkan istri dan anak-anak di dalamnya, yaitu masalah psikologis. Seringkali sang ibu uring-uringan tanpa alasan yang jelas dan bahkan menangis tersedu-sedu karena rasa takut dan cemas yang berlebihan. Tentu saja, kondisi itu juga sedikit banyak dipengaruhi oleh faktor kelelahan setelah melahirkan.
Rasa Lelah yang Luar Biasa
Setelah melahirkan bayi, tenaga sang ibu seolah terkuras dan fisiknya menjadi lemas. Tak jarang, kondisi ini diikuti oleh kondisi lain yang disebut sebagai depresi postpartum. Setelah melahirkan, kondisi rahim masih membesar dalam kurun waktu beberapa minggu. Maka, dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk kembali ke kondisi semula. Terkadang, sang ibu merasa frustasi dengan bentuk tubuhnya yang masih saja besar kendati telah melahirkan. Ini terkadang membuatnya tidak percaya diri dan dapat menyebabkan perasaan yang lebih sensitif dari sebelumnya.
Rasa capek yang luar biasa kerap kali disingkat sebagai 4L, yaitu lesu, lelah, letih dan lemah. Pahami kondisi fisik ibu pasca melahirkan. Jika sudah demikian, ada baiknya mengkonsumsi vitamin dan suplemen yang bisa menambah energi. Tapi harap diingat bahwa wanita yang baru melahirkan harus menyusui anaknya, maka asupan makanan (termasuk vitamin dan suplemen) tidak boleh sembarangan, setidaknya harus di bawah pengawasan dokter untuk menghindari kemungkinan terburuk yang dapat mengganggu kesehatan ibu dan bayi. Bila saat mengandung pernah mengalami sembelit, ada kemungkinan setelah melahirkan pun akan terkena sembelit.
Masalah Kesehatan Lain
Selain keluhan berupa rasa capek yang luar biasa, wanita yang baru saja melahirkan juga cenderung mengalami masalah dengan buang air kecil. Karena saluran di sekitar kandung kemih membengkak saat melahirkan, maka pasca persalinan merupakan masa dimana buang air kecil menjadi hal yang sulit dilakukan. Sebaliknya, cairan nifas akan mengalir deras hingga beberapa hari ke depan. Setelah itu, cairan akan berangsur surut hingga habis dan tak berbekas sama sekali.
Keluhan lain yang timbul antara lain adalah rasa mulas. Ini menunjukkan bahwa rahim masih dalam proses pembersihan dan kondisi ini lazim terjadi guna mengurangi resiko pendarahan lanjutan dan infeksi. Punggung juga kadang terasa sakit sebab otot-otot tubuh sebenarnya masih sangat lemah. Selain itu, sang ibu juga kerap merasa tidak nyaman di area sekitar bahu dan leher. Bagaimana dengan demam? Beberapa wanita mengalaminya, sedangkan yang lain tidak. Ini merupakan salah satu efek dan indikasi adanya infeksi pasca persalinan. Untuk memastikan kondisi yang sebenarnya, segera hubungi dokter terutama jika suhu tubuh melebihi 39°C.
Nyeri di sekitar payudara dan tubuh yang melar merupakan kondisi yang juga lazim terjadi setelah persalinan. Nyeri di bagian payudara pada dasarnya merupakan tanda bahwa pemberian ASI tidak lancar, sedangkan tubuh yang melar merupakan efek dari masa kehamilan dimana sang ibu cenderung mengalami kenaikan berat badan secara drastis.
Seiring berjalannya waktu, tubuh akan kembali normal seperti semula sedikit demi sedikit. Namun perlu diingat bahwa wanita yang sedang menyusui tidak boleh melakukan diet terlalu ketat karena makanan yang dimakan porsinya harus lebih besar dari biasanya guna memenuhi asupan gizi dirinya sendiri dan juga bayi yang sedang disusui. Pahami kondisi fisik ibu pasca melahirkan dan nikmati masa-masa menyambut kelahiran sang buah hati yang menggembirakan!!

