
Apakah kebutuhan gizi balita anda telah tercukupi? Pertanyaan ini menjadi sangat penting mengingat perkembangan fisik maupun mental yang sangat pesat pada usia balita. Akan sangat disayangkan apabila pada masa periode ini balita tidak dapat berkembang maksimal dikarenakan kebutuhan gizinya tidak tercukupi. Balita membutuhkan asupan gizi dari berbagai sumber, oleh karena itu sangat penting memberikan makanan yang tidak hanya sehat namun juga bervariasi. Hal mengenai tekstur juga perlu diperhatikan karena makanan bergizi namun dengan tekstur yang tidak sesuai dengan usia bayi malah tidak akan terserap maksimal, bahkan memperberat kerja saluran pencernaan. Oleh karena itu kenali kebutuhan gizi balita anda sehingga mampu mendukung perkembangannya baik secara fisik maupun mental.
ASI
Ini merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi yang baru lahir hingga mencapai usia balita. ASI menjadi makanan utama disaat bayi tidak mampu mencerna makanan padat. Kandungan gizi dalam ASI tidak perlu diragukan lagi, karena ini adalah makanan natural yang dibutuhkan oleh bayi sejak ia dilahirkan sudah tentu ia mengandung semua zat yang diperlukan untuk tumbuh kembang bayi. Yang perlu diperhatikan adalah, karena bayi hanya menggantungkan nutrisi nya dari ASI, sedangkan ASI dihasilkan melalui ibu, maka kecukupan gizi untuk ibu akan menentukan kualitas ASI. Pastikan bayi anda mendapatkan asupan ASI yang cukup hingga masa balita agar tumbuh kembang nya maksimal. Apabila sang ibu kesulitan menghasilkan ASI, pemberian makanan cair dapat dilakukan melalui susu formula yang banyak beredar di pasaran. Hanya saja jika menggunakan susu formula, kandungan gizinya tidak selengkap dengan apa yang dikandung dalam ASI. Selain itu pastikan buah hati anda cocok dengan susu formula yang anda berikan dalam artian tidak menimbulkan alergi ataupun masalah pencernaan.
Makanan Padat
Setelah balita melalui masa makan makanan cair, ada baiknya mulai dikenalkan dengan berbagai makanan padat pengganti asi. Perhatikan kebutuhan nutrisi pada balita yang terdiri dari 3 komponen utama yaitu sumber tenaga, zat pembangun dan zat pengatur. Sumber energi utama diperoleh dari karbohidrat, seperti nasi, roti. Sedangkan sumber energi pendukung didapatkan dari protein dan lemak. Selain sebagai sumber energi pendukung protein juga berperan sebagai zat pembangun tubuh. Protein merupakan sumber asam amino esensial yang berperan dalam perbaikan sel-sel yang rusak, dan menjaga keseimbangan asam – basa cairan di dalam tubuh. Lemak juga memiliki peranan penting dalam membangun tubuh terutama sebagai sumber energi terkonsentrasi dan juga sebagai pelarut vitamin A, D, E, dan K. Zat pengatur yang berupa vitamin dan mineral didapatkan melalui sayuran dan buah-buahan. Zat ini berguna dalam menjaga dan mengatur kesehatan tubuh balita anda. Namun meskipun dibutuhkan oleh tubuh, jumlah yang dibutuhkan jauh lebih kecil dibandingkan kebutuhan akan karbohidrat, protein dan lemak.
Dengan mengenal kebutuhan gizi balita , diharapkan orang tua lebih perhatian lagi akan apa yang dikonsumsi oleh buah hatinya. Ini merupakan hal yang penting karena sangat mempengaruhi proses perkembangan dan pertumbuhan pada masa balita.

