
Mengatasi berat badan di bawah rata-rata pada anak balita diperlukan tips dan trik khusus. Balita yang memiliki berat dibawah rata-rata memiliki beberapa kemungkinan penyebab, di antara bayi tersebut dulunya lahir secara prematur, walaupun tidak menutup kemungkinan lainnya seperti terkena penyakit diabetes, karena salah satu ciri-ciri anak diabetes ialah kehilangan berat badan secara drastis. Balita dengan berat-berat dibawah rata-rata ialah bayi yang memiliki berat 2500 gram saat kelahirannya, dan biasanya hal ini terjadi jika kelahiran prematur. Tapi biasanya seiring dengan bertambahnya usia maka berat badan akan terus bertambah hingga mencapai berat badan yang ideal, maka dalam hal ini hal tersebut bukanlah suatu permasalahan. Tapi bagaimana jika bertambahnya usia maka pertambahan berat nya menjadi sedikit lambat, maka hal ini barulah menjadi pertanyaan.
Penyebab Penurunan Berat Badan Pada Balita
Banyak penyebab mengapa berat badan pada balita rendah. Dengan mengetahui penyebabnya inilah maka anda dapat mengatasi berat badan di bawah rata-rata pada balita anda. Untuk itu mungkin anda bisa membawanya ke dokter untuk menanyakannya. Dan biasanya dokter akan menganjurkan untuk membawanya ke ahli nutrisi. Jika diluar mengidap penyakit maka ada kemungkinan anda bisa mempertanyakan pada diri anda apakah nutrisi yang di berikan kepada anak anda sudah mencukupi. Balita terkadang sangat aktif dalam pergerakannya, oleh karena itu asupan nutrisi dan gizinya harus seimbang.
Beberapa tips untuk mengatasi berat badan di bawah rata-rata pada anak balita anda:
- Anak balita anda mungkin kehilangan banyak kalori disebabkan karena aktifitasnya. Oleh karena itu diperlukan makanan yang mengandung zat lemak tinggi dalam makanan sehari-harinya untuk mencukupi jumlah kalori yang dibutuhkannya.
- Tambahkan sedikit margarine atau mentega dalam makanan sehari-harinya tanpa di ketahui oleh anak anda.
- Anda bisa membuatkan kentang rebus yang divariasikan dengan mentega, atau keju sebagai variasinya
- Anda bisa memberikan buah-buahan seperti alpukat dan pisang yang ditambahkan kedalam yoghurt dan semacamnya.
Balita membutuhkan makanan yang tinggi kandungan lemaknya untuk memenuhi kalori yang dibutuhkannya untuk perkembangannya dan pergerakannya. Semakin aktif sang balita maka akan semakin banyak kalori yang dibutuhkan untuk pergerakannya, hal ini terkadang bisa membuat berat badannya bertambah dengan lambat. Diluar sang balita terkena penyakit atau hal semacamnya. Pemberian makanan dengan mengandung lemak tinggi tentu saja dengan batas-batas tertentu sehingga tidak menimbulkan obesitas melainkan hanya untuk mengatasi berat badan di bawah rata-rata pada anak balita anda.

