Kebutuhan Asam Lemak Esensial dalam Diet Anak Usia Sekolah

Asam lemak esensial merupakan kebutuhan yang krusial bagi kesehatan dan perkembangan tubuh serta otak. Terlebih pada anak-anak, baik di usia balita maupun di usia sekolah. Hal ini tentu saja berkaitan dengan fungsi asam lemak esensial itu di dalam tubuh dan otak anak. Seperti apa sih kebutuhan asam lemak esensial dalam diet anak usia sekolah?

Asam lemak esensial (essential fatty acids = EFAs) adalah jenis lemak yang esensial di dalam makanan (diet) siapa pun. Hal ini karena asam lemak esensial tidak diproduksi di dalam tubuh manusia. Akibatnya, manusia membutuhkan asupan asam lemak esensial dari luar melalui makanan (dietnya). Apalagi jika ditengok bahwa asam lemak esensial itu berfungsi di dalam struktur pembangun sel, pengatur sistem saraf, penguat sistem kardiovaskuler, pembangun kekebalan tubuh, dan juga membantu penyerapan nutrient. Asam lemak esensial juga sangat vital di dalam kerja fungsi otak dan sistem indra mata (penglihatan).

Asam lemak esensial di antaranya adalah asam lemak omega-6 (asam linoleat) dan asam lemak omega-3 (asam alfa linolenat). Karena kedua asam lemak ini mempunyai rantai pendek, makan tubuh akan menggunakan dua asam lemak ini untuk dibentuk menjadi asam lemak rantai panjang. Asam lemak rantai panjang dari asam alfa linoleat misalnya saja adalah DHA. Sebagaimana kita ketahui, DHA sangat berperan di dalam kerja fungsi otak dan penglihatan. Terutama pada anak-anak. Itu sebabnya, di dalam susu formula atau susu lanjutan untuk anak seringkali diperkaya DHA.

Kebutuhan asam lemak esensial dalam diet (makanan) anak ada takarannya. Anak usia sekolah akan membutuhkan jumlah yang berbeda dari anak usia balita. Kebutuhan asam lemak esensial dalam diet anak usia balita adalah 7000 milligrams (mg) atau 7.0 gram per hari untuk asam lemak omega-6 dan 700 mg atau 0.7 gram per hari asam lemak omega-3. Adapun kebutuhan asam lemak esensial dalam diet anak usia sekolah adalah 10000 mg (10 gram) per hari asam lemak omega-6 dan 900 mg atau 0.9 gram per hari asam lemak omega-3.

Dari data di atas terlihat bahwa ternyata kebutuhan asam lemak esensial dalam diet anak usia sekolah ternyata lebih besar daripada kebutuhan asam lemak esensial anak usia balita. Hal ini tentu berdasarkan berat badan anak dan juga karena di usia sekolah, anak-anak mempunyai aktivitas yang lebih berat, baik aktivitas fisik maupun aktivitas otak. Di sini, otak anak sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang maksimal.

Oleh karena kebutuhan asam lemak esensial dalam diet anak usia sekolah sangat krusial, pastikan agar anak-anak ini mendapatkan asupan asam lemak esensial ini sesuai dengan takarannya setiap hari. Tentu saja agar pertumbuhan dan perkembangan otak dan tubuhnya bisa optimal. Begitu juga dengan fungsi kerja setiap sistem tubuhnya. Semoga bermanfaat.