Imunisasi BCG Gagal

Imunisasi merupakan salah satu cara pencegahan terjangkitnya penyakit yang bisa membahayakan kondisi tubuh, salah satu jenis imunisasi yang wajib diberika ketika usia balita adalah imunisasi BCG. Imunisasi BCG yang diberikan kepada anak bertujuan untuk mencegah kejadian yang lebih parah akibat terjangkitnya penyakit TBC yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis. Penyakit TBC adalah penyakit yang menyerang paru-paru, namun kuman mycobacterium juga dapat menyerang ginjal. Tulang belakang bahkan otak. Namun demikian adakalanya imunisasi BCG gagal mencegah serangan mycobacterium tuberculosis ke dalam tubuh. Kegagalan ini bisa disebabkan beberapa faktor dan bisa dikenali setelah melakukan tes mantoux.

Imunisasi BCG gagal: Ciri dan Penyebab

Imunisasi BCG yang gagal bereaksi di dalam tubuh memiliki ciri-ciri positif setelah melakukan tes mantoux. Tes mantoux adalah suatu tes untuk mendiagnosis infeksi TBC dalam tubuh. Tes mantoux dilakukan dengan cara menyuntikkan protein kuman TBC kedalam lapisan atas kulit lengan bawah kiri. Apabila setelah 2-3 hari pada lokasi suntikan terdapat benjolan, berarti imunisasi BCG gagal dan bakteri TBC mungkin bisa menyerang. Berikut ini beberapa penyebab gagalnya imunisasi BCG, sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Terlambat. Idealnya pemberian vaksin BCG dilakukan semenjak usia 0 bulan hingga dibawah 5 tahun. Pemberian vaksin di atas usia 5 tahun meningkatkan kerawanan apabila terserang TBC-miller, ataupun jika diberikan tetap harus memperhatikan dosisnya.
  • Masih dalam terapi. Pemberian vaksinasi BCG pada saat anak masih menerima terapi pengobatan atau vaksinasi lain. Memang idealnya pemberian antar vaksin dilakukan dalam jarak 1 bulan.
  • Dosis kurang. Idealnya pemberian vaksinasi BCG adalah sebesar 0.05 mg untuk anak kurang dari 12 bulan dan 0.1 mg untuk anak diatas 12 bulan.
  • Salah mengenali. Pemberian imunisasi BCG untuk anak dengan usia di atas 3 bulan, tidak melalui tes mantoux terlebih dahulu. Pemberian vaksin justru akan memperparah kondisi anak.

Itulah beberapa penyebab imunisasi BCG gagal memperkuat sistem immun tubuh. Kegagalan ini akan menyebabkan gejala penyakit yang lebih parah, seandainya terdapat kuman TBC yang sudah terlanjur masuk ke dalam tubuh. Gejala yang lebih parah ini meliputi nyeri pada bagian dada yang berlanjut sampai ke seluruh tubuh bagian belakang utamanya punggung serta rasa demam dan nyeri pada kepala belakang. Semoga bermanfaat.