Makanan Untuk Anak Cacar Air

Anak yang terserang cacar air memiliki resiko penyebaran dan komplikasi yang lebih besar dibandingkan dengan orang dewasa atau remaja muda. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan karena antibodi anak yang belum terbentuk secara sempurna, serta kebiasaan menggaruk pada anak.

Kebiasan menggaruk pada anak yang terkena cacar air, selain dapat memperparah infeksi yang terjadi, juga dapat menyebarkan virus cacar air ke seluruh kulit tubuh atau anggota keluarga yang lain akibat cairan atau lesi yang pecah keluar. Agar tidak memperparah bentol yang terjadi, ada baiknya orang tua memperhatikan asupan makanan untuk anak cacar air.

Makanan untuk anak cacar air, anjuran dan pantangan

Beberapa jenis asupan makanan tertentu berpengaruh terhadap banyaknya bentol yang terjadi atau bisa memicu rasa gatal pada permukaan kulit. Untuk menghindarinya ada baiknya memperhatikan asupan makanan untuk anak cacar air berikut ini sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Hindari makanan dingin seperti es krim atau minuman bersoda, karena bisa menurunkan daya tahan tubuh.
  • Hindari beberapa makanan yang mengandung minyak atau lemak berlebih seperti kacang tanah dan variasinya, gorengan, serta makanan dengan aroma amis seperti telur ayam, ayam, ikan dan telur puyuh. Kecap juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi.
  • Perbanyak konsumsi makanan dengan kandungan vitamin C yang tinggi seperti jambu biji, jeruk, anggur dan apel. Vitamin C berguna untuk menambah kekebalan tubuh.
  • Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung kolagen seperti tomat, apel dan pepaya. Selain kaya kandungan kolagen, tomat dan pepaya mengandung papanin yang berfungsi memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  • Hindari makanan yang bisa memicu timbulnya keringat berlebih seperti makanan pedas atau makanan bersantan seperti kare, gule dan sejenisnya.

Beberapa anjuran dan pantangan asupan makanan untuk anak cacar air di atas hendaknya dapat dijadikan acuan agar bentol ataupun lenting yang terbentuk tidak mudah menyebar, serta menghindari rasa gatal yang bisa terpicu. Ada baiknya jika pada saat terserang cacar air, penderita hendaknya dikarantina untuk mencegah penularan dan kemungkinan komplikasi dengan penyakit lain seperti batuk dan pilek. Semoga bermanfaat.