Imunisasi Campak pada Anak

Campak merupakan jenis penyakit yang sebagian besar menyerang anak-anak hingga balita. Penyakit campak ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh morbillivirus dan apabila menginfeksi tubuh, serangannya akan memiliki gejala-gejala yang hampir mirip dengan gejala cacar air, hanya saja lenting atau ruam dan benjol yang tampak, tidak berisi air. Sebagian besar virus campak yang menginfeksi tubuh juga akan memicu penyakit lain, sehingga terjadi komplikasi. Komplikasi penyakit yang menyerang tubuh, bersamaan dengan infeksi virus campak akan menyebabkan kondisi tubuh anak semakin menurun dan bisa mengakibatkan kematian anak atau balita. Untuk menghindarinya, ada baiknya dilakukan tindakan pencegahan berupa pemberian imunisasi campak pada anak yang harus dilakukan sesuai dengan jadwal imunisasi anak.

Imunisasi campak pada anak, keuntungan

Imunisasi campak diberikan ketika anak menginjak usia 9 bulan. Pada usia ini, daya tahan anak memang lebih kuat, sehingga pemberian imunisasi tidak akan menyebabkan anak menjadi rewel. Berikut ini beberapa keuntungan imunisasi campak pada anak, sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  1. Kebal. Pemberian imunisasi campak pada anak dan balita akan mampu meningkatkan kekeban tubuh terhadap serangan morbillivirus.
  2. Cegah komplikasi. Pemberian imunisasi campak akan mencegah komplikasi yang mungkin mengiringi infeksi morbillivirus pada tubuh seperti radang telinga tengah, diare berat hingga radang paru-paru.
  3. Penguat. Imunisasi campak yang pernah didapatkan anak ketika berusia 9 bulan, dapat dilakukan pengulangan. Tujuan pengulangan ini untuk menguatkan kekebalan tubuh, karena imunisasi pertama yang dilakukan hanya bertahan beberapa tahun.
  4. Kombinasi. Kombinasi pemberian vitamin A dengan dosis yang tepat seiring dengan imunisasi campak akan dapat memperbaiki selaput lendir pada mata, hidung dan mulut. Selaput lendir ini merupakan jaringan pertama yang biasanya diserang oleh virus campak.

Itulah beberapa keuntungan pemberian imunisasi campak pada anak. Ada baiknya dihindari terjadinya kasus malnutrisi atau kekurangan gizi pada anak. Malnutrisi yang terjadi bisa menyebabkan komplikasi yang mengiringi campak menjadi lebih berat, diantaranya radang otak dan terjadinya degenerasi susunan saraf pusat. Degenerasi saraf pusat merupakan penyebab utama terjadinya kasus idiot pada anak. Semoga bermanfaat.