Tips Menyusun Menu Makanan Buat Balita

Menyusun menu makanan balita bisa dibilang susah-susah gampang. Bila kita menyusun menu orang dewasa mungkin akan lebih mudah karena mereka dapat mengetahui apa yang disukainya dan apa yang dibutuhkannya. Beda dengan balita. Mereka memiliki menu kesukaan sendiri. Akan tetapi, selain belum mampu mengutarakannya dengan baik, belum tentu menu kesukaannya adalah yang terbaik untuk masa kembangnya. Terlebih, balita mudah merasa bosan dengan menu yang itu-itu saja. Maka, ibu harus pintar-pintar menyusun menu balita.

Untuk menyusun menu makanan buat balita, ibu dapat terlebih dahulu mengetahui nutrisi apa saja yang terpenting pada masa pertumbuhannya ini.
Anak-anak, seperti halnya balita, memerlukan protein yang cukup karena protein sangat penting untuk pertumbuhan badannya.
Balita juga memerlukan karbohidrat yang cukup karena ia memerlukan sumber energi untuk aktivitasnya. Balita juga memerlukan nutrisi lemak yang cukup. Jangan menyamakan balita dengan orang dewasa yang biasanya akan mengurangi konsumsi lemaknya. Lemak juga dibutuhkan balita.

Oleh karenanya, cobalah membuat beberapa daftar menu makanan yang di dalamnya mengandung nutrisi penting untuk balita. Lengkapi karbohidrat, protein, dan lemak dalam menu tersebut. Cobalah pikirkan menu yang kreatif untuk anak-anak. Bila perlu bacalah buku-buku menu khusus balita.

Selain itu, ibu dapat mengajak anak untuk menyusun menu bersama. Siapa bilang balita belum dapat memberikan “hak suara”-nya. Tanyakan padanya apa yang ia suka. Apakah ia suka menu A? Apakah ia suka lauk B? Atau bisa juga Anda mengingat atau mengamati kebiasaan makannya selama ini. Anda bisa melihat makanan apa yang ia suka. Tapi, ingat, apa yang ia sukai minggu ini bisa saja tidak ia sukai karena sudah bosan di minggu berikutnya. Maka, cobalah untuk tidak memberikan menu yang sama setiap harinya. Atau Anda bisa mengolah satu jenis bahan makanan menjadi beberapa jenis makanan agar anak tidak bosan.

Balita biasanya akan mengalami malas makan, terutama makanan berat seperti nasi. Terkadang mereka harus dikejar-kejar untuk makan, atau dibujuk-bujuk. Namun, biasanya balita akan sangat senang ngemil. Bagaimanapun, ngemil juga penting untuk balita. Nah, untuk mengatasi ini, cobalah memasukkan cemilan dalam menu balita secara teratur. Tentunya ibu harus memilih jenis camilan yang sehat untuknya, seperti buah.

Pokok dari menyusun menu balita adalah keragaman dan keteraturan. Ibu harus sekreatif mungkin mengolah bahan-bahan makanan yang kaya nutrisi menjadi makanan yang disukai balita. Ibu harus selalu peka mengganti menu yang sudah tidak disukai oleh anak. Agar balita tidak sulit makan, buatlah jadwal makan yang teratur, kapan ia harus makan pagi, minum susu, ngemil, dan seterusnya. Jadwal makan yang tidak teratur akan membuat balita sulit makan makanan berat.