
Bagaimana pengobatan diabetes pada anak balita? Apakah anak Anda sering buang air kecil, nafsu makan bertambah, sering minum? Mungkin anak Anda termasuk ke dalam ciri-ciri anak diabetes. Tapi banyak orangtua yang tidak mewaspadai dan bahkan berpikir hal tersebut adalah sesuatu yang normal; jika makannya banyak, pasti minumnya banyak, dan jika minumnya banyak maka pasti sering buang air kecil. Hal-hal semacam itulah yang menjadi pola pikir kebanyakan orang. Padahal jika mereka langsung memeriksakan kadar gula dalam darah anak mereka ada kemungkinan meningkat dan hal ini berarti anak Anda terkena penyakit diabetes. Memang ada ciri-ciri anak diabetes lainnya, seperti sering hilang kesadaran, dan gangguan terhadap penglihatan mereka. Tapi mengenal gejalanya sejak dini akan mempermudah penanganan lebih lanjut.
Pengobatan Diabetes Pada Anak Balita Berdasarkan Tipe Diabetesnya
Penyakit diabetes yang sering diderita anak-anak ialah penyakit diabetes melitus tipe 1, atau sering disebut juga DM-1. Penyebab penyakit diabetes pada anak balita sampai saat ini dipercaya merupakan faktor genetik dari orangtuanya, tapi penelitian menunjukkan jika penyakit ini disebabkan infeksi virus Coxsackie tipe B-14.
Diabetes mellitus tipe 1 ini disebabkan karena kerusakan dari sel penghasil pankreas yang menghasilkan hormon insulin sebagai penjaga keseimbangan kadar gula dalam darah. Rusaknya sel penghasil insulin ini disebabkan kesalahan dalam sistem autoimun tubuh yang atau adanya infeksi dari virus sehingga sistem autoimun menghancurkan sel-sel pankreas penghasil hormon insulin ini. Hilangnya atau berkurangnya hormon insulin ini akan menyebabkan meningkatnya kadar gula dalam darah sehingga dapat menimbulkan beberapa permasalahan bahkan di antaranya ada yang mencapai kematian.
Injeksi Insulin Sebagai Pengobatan Diabetes
Jika memang anak Anda menderita penyakit diabetes melitus -1 atau DM-1 ini maka satu-satunya pengobatan yang tersedia sampai saat ini ialah dengan menginjeksi insulin kedalam tubuh dan itu harus dilakukan secara berkala, untuk mengatasi berkurangnya hormon insulin dalam tubuh. Tapi hal ini tidak menyembuhkan penyakit ini, walaupun saat ini telah dikembangkan dan diteliti peralatan dan obat-obatan yang dapat menstimulasi insulin atau menyediakan insulin sehingga dapat digunakan dengan menjalankan aktivitas mereka.
Orangtua seharusnya waspada dari sejak dini, dikarenakan penyakit diabetes ini tidak hanya menyerang orang dewasa tetapi juga menyerang anak-anak. Dengan mengetahui gejalanya sejak dini maka mungkin bisa mencegah meluasnya infeksi. Anak-anak dengan penyakit diabetes memerlukan dukungan penuh untuk menjalankan kehidupannya, memerlukan motivasi untuk dapat terus menjalankan aktivitasnya. Selain itu menjaga apa yang menjadi pola makannya juga salah satu cara untuk menjaga kadar gulanya agar tetap stabil, diet dan memakan makanan penuh nutrisi adalah pendukung pengobatan diabetes pada anak balita.
