Menghadapi Gangguan Makan pada Anak

Tumbuh kembang seorang anak perlu diimbangi dengan asupan gizi yang lengkap untuk menunjang aktivitasnya yang kian tinggi. Namun tak sedikit para ibu yang mengeluhkan sulitnya merayu buah hatinya untuk makan terutama sayuran. Kondisi seperti ini bisa juga disebabkan karena adanya gangguan dalam tubuh anak.

Menghadapi gangguan makan pada anak memang gampang-gampang susah. Memaksa anak untuk tetap makan bisa menyebabkan trauma pada anak, namun membiarkan dan mengikuti keinginannya untuk tidak makan juga bukan langkah yang tepat. Gangguan makan pada anak dapat ditunjukkan dengan ciri-ciri:

  1. Sering memuntahkan makanan maupun menyemburkan makanan
  2. Tidak segera menghabiskan makanan yang ada di mulut
  3. Menutup rapat mulut saat disuapin
  4. Setiap kali diberi makanan selalu ditepis
  5. Picky eater, pilih-pilih makanan atau sering tidak mau makan sayur
  6. Memiliki kebiasaan makan yang aneh, misalnya memakan obat nyamuk, tanah, dan sebagainya.

Gangguan makan yang dialami ini sebagian besar disebabkan karena adanya masalah pada saluran cerna anak. Bahkan di Picky Eaters clinic yang berlokasi di Jakarta didapat fakta bahwa hampir 90 % pasien yang mengalami gangguan makan ini memiliki tingkat alergi yang tinggi dan hipersensitifitas pada saluran cerna.

Untuk menghadapi gangguan makan pada anak, kita harus memperbaiki dahulu kondisi yang menjadi pemicunya yaitu memperbaiki lebih dahulu saluran cerna. Setelah itu baru kita bisa menerapkan beberapa tips di bawah ini :

  1. Beri makanan yang bervariasi agar anak tidak mudah bosan
  2. Sajikan makanan dengan tampilan semenarik mungkin agar anak tertarik untuk mencobanya
  3. Untuk anak yang sulit makan sayur anda bisa mencampurkan sayur ke dalam cacahan daging dalam bentuk potongan kasar maupun halus, agar asupan serat anak tetap terpenuhi
  4. Ajak anak bercerita tentang makanan seperti fabel, namun tokohnya adalah makanan yang mereka makan, dengan demikian anak tidak akan merasa dipaksa. Jangan lupa sesekali memasukkan makanan diselang waktu bercerita
  5. Bila masih menemukan kesulitan menghadapi gangguan makan pada anak, dapat berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi serta tumbuh kembang.

Semoga dengan tips-tips ini anda dapat lebih mudah menghadapi permasalahan gangguan makan pada buah hati.