
Sayuran sangat penting bagi tubuh kita. Berbagaimacam vitamin dan mineral terkandung di dalam sayuran bermanfaat untuk membantu menjaga kesehatan tubuh, khususnya membantu dalam memaksimalkan pertumbuhan anak-anak. Namun kita seringkali menjumpai berbagai macam kesulitan saat memberikan sayuran ke dalam menu makan anak. Meskipun begitu, kita harus membiasakan anak mengonsumsi sayuran dalam makanannya.
Anak-anak sangat menyukai makanan cepat saji dan juga makanan dengan kreasi unik yang dilihatnya. Untuk membiasakan anak mengonsumsi sayuran, kita bisa membuat makanan menyertakan menu lengkap sayuran dengan membuat masakan yang bisa menarik minat makan anak.
Berikut ini beberapa hal lain yang bisa kita lakukan dalam memberikan sayuran kepada anak :
- Mengenalkan sayuran kepada anak sejak bayi dengan memberikan MPASI sayuran dengan tanpa bumbu sejak usia 6 bulan sampai satu tahun.
- Membuat kreasi makanan dari sayur seperti wortel, kol, dll menjadi bentuk boneka, senyuman, atau bentuk-bentuk unik lainnya yang disukai anak-anak.
- Mendampingi si kecil ketika makan dan memberikan contoh langsung untuk makan sayur.
- Mengajak anak masak bersama seperti mengajaknya mencuci sayuran.
- Mengajak anak berbelanja sayuran agar anak merasa senang ketika terlibat dalam menyiapkan bahan makanan untuk memasak.
- Mengenalkan jenis sayuran kepada anak dan menceritakan manfaat sayuran untuk kesehatan.
- Mengajak anak menanam sayuran di rumah seperti menanam tomat di pot bunga dan mengajaknya memetik sayuran ketika sudah berbuah agar anak tertarik dan menyukai sayuran.
Sayuran sangat baik dalam menunjang gizi masa pertumbuhan dan perkembangannya. Hal ini dikarenakan sayuran mengandung berbagaimacam protein nabati dan berbagai mineral seperti kalsium dan zat besi. Kalsium pada sayuran sangat baik dalam pertumbuhan tulang dan gigi, menjaga kesimbangan cairan yang dibutuhkan tubuh serta membantu perkembangan sel saraf anak ke otak.
Membiasakan anak mengonsumsi sayuran sejak dini sangat penting mengingat manafaat sayuran yang sangat besar untuk tubuh. Dengan membiasakan makan sayuran sejak kecil, kebiasaan ini akan menjadi pola makan yang sehat ketika anak beranjak dewasa, seperti jauh dari makanan instan yang berpengawet atau makanan yang tinggi kolesterol dengan resiko penyakit yang diakibatkan jika berlebihan dalam mengonsumsi.

