Tips Anak Menghabiskan Bekal Sekolahnya

Setiap ibu pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Tak ketinggalan keinginan memberikan makanan yang bergizi dan menyehatkan dengan harapan agar anak tumbuh dengan sehat dan terpenuhi semua kebutuhan gizinya. Sejak bayi, anak-anak bisa dibiasakan makan makanan yang sehat buatan sendiri di rumah yang bebas bahan kimia atau pengawet. Hal ini bisa berlanjut ketika anak mulai masuk sekolah dengan memberikan anak bekal makanan ketika di sekolah.

Seorang ibu bisa mengontrol pola makan anak ketika di rumah dengan memastikan anak memakan semua makanan yang disiapkan tepat pada waktunya dan cukup. Namun bagaimana jika anak berada di sekolah? Orang tua tentu tidak bisa mengawasi secara langsung apakah anak menghabiskan makanannya ketika berada di sekolah atau tidak.

Berikut ini adalah beberapa tips agar anak menghabiskan bekal sekolahnya sesuai keinginan orang tua :

  1. Berikan bekal makanan anak dengan makanan yang berwarna warni dan mencolok seperti wortel, jeruk, strawberry atau makanan lainnya yang menarik bagi anak
  2. Sertakan makanan yang berbentuk unik di dalam bekal anak seperti membuat kreasi bentuk mainan dari buah. Hal ini bisa dilakukan menggunaka kreasi tangan ibu sendiri di rumah atau menggunakan bantuan alat potong berbagaimacam bentuk kreasi yang tersedia di took-toko
  3. Jika bekal makanan anak lebih untuk satu kali makan, berikan menu yang berbeda untuk setiap waktunya untuk waktu yang berbeda-beda agar anak menghabiskan bekal sekolahnya
  4. Ajaklah anak memilih menu bekal makannya sendiri sesuai selera yang diinginkan. Hal ini akan mendorong anak bertanggungjawab untuk menghabiskan bekal makanan yang sudah dipilihnya
  5. Berikan bekal makanan yang praktis dan bisa cepat dihabiskan oleh anak. Sesuaikan potongan dan porsi dengan kemampuan konsumsi anak.

Memberikan bekal anak dan memastikan anak menghabiskan bekal sekolahnya dengan kreatifitas ibu selain menjaga kesehatan anak dengan menu makanan sehat, hal ini juga akan menjauhkan anak dari sifat konsumtif. Kebiasaan ini akan memberikan efek yang positif ketika anak beranjak dewasa nantinya.