Mengatasi Demam Pada Anak

Demam adalah alasan nomor satu anak dibawa ke ruang gawat darurat rumah sakit, hal ini tidak mengherankan. Demam sering terjadi di masa kanak-kanak, hingga membuat para orang tua panik.

Berikut adalah yang harus di ketahui oleh para orang tua ketika anak mereka demam :

1. Penyebab demam

Demam adalah suhu tubuh yang lebih tinggi dari suhu normal (98,6 F atau 37 C) yang diukur dengan termometer Fahrenheit atau derajat celcius. Demam pada anak bisa disebabkan karena infeksi , tumbuh gigi dan juga akibat dari suntikan imunisasi. Demam akan semakin berbahaya dan membuat tidak nyaman saat suhu panasnya semakin lama semakin tinggi.

2. Gejala demam

  • Saat anak Anda mengalami demam, badan anak akan terasa panas dan menunjukkan perubahan tertentu dalam perilaku si anak tergantung pada usianya.
  • Demam pada bayi yang baru lahir biasanya akan lebih banyak tidur, menolak untuk di susui asi dan ataupun susu botol, lebih sering mengompol dari biasanya.
  • Demam yang terjadi pada anak di bawah usia dua tahun, anak akan lebih rewel, tidak semangat, memilih di gendong dari pada di tempat tidur, susah makan namun tampak sangat haus.
  • Demam pada anak usia di atas dua tahun anak cenderung lebih cengeng, tampak sangat haus, menggigil. Jika para orang tua menemukan tanda-tanda di atas pada anak segera ukur suhu tubunya dengan menggunakan thermometer.

3. Ukur suhu tubuh anak sesuai dengan umurnya

  • Mengukur suhu tubuh pada bayi: masukan thermometer ke dalam anus sekitar satu inci dan tunggu sampai terdengar bunyi “bip”. Sebelum memasukan thermometer kedalam anus sebaiknya bersihkan terlebih dauhulu thermometer tersebut menggunakan air dingin dan oleskan minyak khusus. Tujuannya agar supaya si bayi tidak merasakan kesakitan saat thermometer di masukkan.
  • Mengukur suhu tubuh pada anak di bawah dua tahun: tempelkan ujung thermometer pada ketiak dan tahan lengan anak sampai terdengar bunyi “bip”.
  • Mengukur suhu tubuh anak di atas usi dua tahun: masukan thermometer pada mulut anak tempatkan ujung thermometer di bawah lidah sampai terdengar bunyi “bip”. Dalam waktu 20 menit sebelum dan sesudah memasukan thermometer, hindarkan anak-anak makan atau minum yang panas atau dingin.

Jika para orang tua harus membawa anak ke dokter jelaskan jenis thermomer yang digunakan untuk mengukur suhu tubuh anak Anda.

4. Cara mengatasi saat anak demam

  • Demam tidak harus diberi obat. Namum apabila anak Anda mengalami pegal-pegal dan menggigil berikan acetaminophen (tyleno) dan ibuprofen (advil, motrin) obat ini telah di sesuikan dosisnya untuk anak-anak dan merupakan pilihan obat yang tepat.
  • Hindari memberikan obat aspirin.
  • Hindari pakaian tebal dan selimut.
  • Banyak beri minum.
  • Tempatkan pada kamar yang berventilasi.
  • Tetap dipantau suhu tubuhnya.
  • Segera hubungi dokter apabila: Demam anak Anda lebih dari 100,4 º,F (38 º C) dan usia anak di bawah 3 bulan. Demam anak Anda lebih dari 100 º,F (39 º C) dan usia anak di bawah 2 tahun. Demam anak Anda lebih dari 100 º,F (40 º C) dan usia anak di atas 2 tahun.