
Tidak hanya para pengusaha saja yang membuat kesepakatan. Membuat kesepakatan adalah sesuatu yang kita lakukan sehari-hari. Sebagai seorang ibu, Anda terus-menerus membuat penawaran: Ibu melakukan sesuatu untuk anak dan mendapatkan sesuatu sebagai balasannya. Misalkan Anda membelikan es krim untuk si kecil asalkan si kecil mau bersikap baik selama diajak bepergian.
Ada banyak istilah dalam membuat kesepakatan. Negosiasi, tawar-menawar, kompromi. Apakah semuanya sama? Tidak. Sangatlah penting untuk mengerti perbedaan dari jenis-jenis cara membuat kesepakatan. Jadi, bagaimana caranya mengajarkan anak untuk membuat kesepakatan?
Definisikan Istilah Anda
Anda mungkin berpikir kesepakatan adalah kesepakatan. Itu tidak sepenuhnya benar. Hampir semua kesepakatan melibatkan negosiasi, tetapi tidak semua negosiasi adalah sama.
Kompromi biasanya berarti kedua belah pihak saling mengalah. Atau kita dapat melihatnya sebagai kedua belah pihak menang dan kedua belah pihak kalah. Ketika dua pihak saling bernegosiasi untuk berkompromi, hasilnya adalah di tengah-tengah – tidak semua yang diinginkan satu pihak tercapai dan tidak semua yang diinginkan pihak lain tercapai.
Tawar-menawar cenderung terkait dengan pertukaran uang, tetapi dapat juga dikaitkan dengan salah satu bentuk barter. Ada sesuatu yang nyata yang dipertukarkan.
Ketika Anda ingin mengajarkan anak menjadi seorang pengusaha, Anda perlu mengetahui perbedaannya.
Evaluasi Situasi dan Pilih Strategi 
Setelah mengetahui perbedaannya, yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengevaluasi situasi. Beberapa situasi hanya membutuhkan kompromi sederhana -seperti berbagi mainan di tempat bermain, dan situasi lainnya dapat membutuhkan kompromi yang lebih kompleks – seperti bagaimana membagi tugas ketika mengerjakan tugas berkelompok di sekolah. Situasi lainnya mungkin membutuhkan tawar-menawar. Contohnya, bernegosiasi mengenai upah yang didapat dari mencuci mobil atau mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Dan beberapa situasi lainnya tidak sesuai untuk membuat kesepakatan sama sekali.
Ketika situasi telah dievaluasi, buat strategi untuk dijalankan. Bila anak memilih untuk berkompromi, maka ajarkan mereka untuk menjalankan bagiannya agar kesepakatan dapat tercapai. Bila anak melakukan tawar-menawar, mereka harus memberikan sesuatu, entah itu uang, barang atau usaha lainnya.
Terima Hasilnya
Beberapa kesepakatan memang tidak berjalan dengan baik dan kadang dilupakan. Para pengusaha akan mengatakan bahwa membuat kesepakatan adalah seni – ada yang dapat dimenangkan dan ada yang harus dikorbankan. Meskipun keahlian untuk bernegosiasi sudah terasah, terkadang keberuntungan juga berperan dalam strategi Anda dalam membuat kesepakatan.
Ini adalah sebagian kecil dari gambaran yang lebih luas. Membuat kesepakatan dalam segala bentuk merupakan hal yang kita lakukan sehari-hari. Ajarkan anak-anak Anda tentang seluk beluk pembuatan kesepakatan dan negosiasi untuk mengajarkan mereka tentang kehidupan secara umum.

