
Gigi merupakan organ tubuh yang sangat penting karena merupakan salah satu alat bantu pencernaan. Namun di balik manfaatnya, gigi yang juga merupakan pintu masuknya beberapa jenis kuman dan bakteri dari luar tubuh. Oleh karena itu, menjaga kesehatan mulut dan gigi sedini mungkin, sangat penting untuk dilakukan sejak usia dini. Seperti yang kita ketahui, anak-anak sering mengalami masalah kesehatan mulut dan gigi, misalnya gigi berlubang, gusi berdarah dan juga gigi keropos.
Masalah gigi keropos seringkali menghampiri anak-anak, terutama ketika mereka masih balita, saat dimana mereka masih memiliki gigi susu. Yang menjadi penyebab utama keroposnya gigi balita adalah karena banyaknya plak yang menumpuk akibat sisa susu yang menempel pada gigi anak dan seringnya mereka mengkonsumsi makanan yang manis. Ya, kebiasaan anak-anak mengkonsumsi makanan yang manis seperti permen dan cokelat bisa memicu kekeroposan gigi.
Sebetulnya gigi susu yang keropos sejalan dengan usianya akan berganti dengan gigi tetap, namun pada beberapa anak akan tetap mengalami gigi keropos meskipun mereka rajin sikat gigi dan menghindari konsumsi makanan yang manis. Karena itu, diperlukan pengetahuan dan penanganan khusus untuk Mencegah gigi keropos pada balita. Di sini, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk memerhatikan kebersihan dan kesehatan gigi si kecil.
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk Mencegah gigi keropos pada balita, diantaranya adalah sebagai berikut :
- Membatasi konsumsi gula pada anak, seperti coklat, es krim, permen, manisan, dan lain-lain. Kegemaran anak mengkonsumsi gula bisa dialihkan pada makanan yang lebih segar seperti potongan buah apel atau anggur yang akan menyehatkan gigi mereka. Kalaupun memang sulit dihilangkan, Anda bisa mengatur konsumsinya, misalnya seminggu sekali.
- Membiasakan anak untuk menyikat gigi sedini mungkin, sejak gigi susu mereka tumbuh. Kebiasaan ini cukup Anda lakukan satu bulan, sisanya Anda akan secara sadar melakukannya sendiri tanpa Anda minta.
- Mengajarkan cara menyikat gigi yang benar kepada anak. Banyak sekali kesalahan dalam menyikat gigi, upayakan mulai mengajari Anak menyikat gigi dengan benar yaitu dengan cara memutar sikat bukan menggosok dengan keras.
- Biasakan menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk mencegah gigi keropos.
- Ajak anak melakukan pemeriksaan gigi ke dokter/klinik gigi setiap 6 bulan sekali, dan untuk melakukan pembersihan plak dan karang gigi secara berkala.
Namun perlu diingat, jika pengeroposan gigi sudah terjadi, maka diperlukan tindakan konsultasi dengan dokter gigi. Hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan yang lebih buruk lagi, karena jika gigi keropos dibiarkan berlarut-larut tanpa adanya perawatan dan penanganan yang serius, maka kerusakan akan menjalar hingga mencapai ujung syaraf pada gigi.

