
“Anak saya nangis sampai kejer ketika pertama kali saya mengajarinya menggosok gigi.” Cerita seperti ini sudah sering terdengar ketika para orang tua bercerita tentang pengalaman mengajarkan balita mereka untuk menggosok gigi. Meskipun tak sedikit pula anak yang sangat suka menggosok gigi hingga setiap kali mandi mereka sudah langsung meraih sikat giginya.
Sebenarnya berdasarkan berbagai pengalaman, masalah tersebut sangat terkait dengan cara awal para orang tua mengenalkan aktivitas menggosok gigi. Mengenalkan dengan cara memaksa tentu saja tak akan menghasilkan apa pun, kecuali trauma. Maka, cara yang paling pas untuk mengajari anak menggosok gigi adalah dengan menjadikan kegiatan tersebut sebagai kegiatan yang menyenangkan.
Carilah cara-cara yang kreatif untuk mengajak balita menggosok gigi. Misalnya, ajaklah mereka memilih sikat gigi yang akan mereka gunakan. Sekarang ini sudah banyak variasi sikat gigi dengan bentuk yang menarik dan pas dengan karakter anak. Biarkan mereka memilih sendiri sikat gigi yang mereka sukai. Untuk mengenalkan cara menggosok gigi yang benar, boneka dapat menjadi sarana. Berikan contoh gerakan menggosok gigi yang benar pada boneka, yakni menyikat dari bagian geraham bagian luar lalu dilanjutkan ke bagian dalam dengan gerakan ke depan dan belakang. Setelah itu, sikat bagian atas gigi lalu bagian dalam gigi. Ulangi gerakan-gerakan itu secara perlahan. Setelah itu bersihkan bagian depan gigi dengan gerakan memutar secara perlahan.

Hingga usia balita sekitar 18 bulan, penggunaan pasta gigi tidak diperlukan. Pasalnya, mereka biasanya masih sukar untuk berkumur yang benar. Untuk mereka juga tak perlu dipaksakan cara menggosok gigi yang benar. Biarkan mereka memperlakukan sikat gigi mereka sebagai salah satu mainan mandi mereka. Sebelum menggunakan pasta gigi, lihatlah terlebih dahulu apakah mereka sudah bisa berkumur atau meludah dengan benar. Gunakan pasta gigi khusus anak dan tak usah banyak-banyak, cukup sebesar kacang polong saja.
Untuk membuat kegiatan menggosok gigi menyenangkan, menggosok gigi bersama juga dapat dilakukan. Biarkan mereka melihat bagaimana orang tua mereka menggosok gigi dan yang paling penting perlihatkan bahwa menggosok gigi itu memang mengasyikkan. Buatlah tantangan-tantangan atau games-games menarik sebelum menggosok gigi hingga mereka akan selalu menanti saat-saat menggosok gigi. Meski menggosok gigi cukup dilakukan selama 2 menit saja.

