
Memasuki tahun ke-dua hingga tahun ke-lima, pertumbuhan dan perkembangan otak balita akan berkembang dengan pesat. Stimulasi yang tepat sangat diperlukan agar pada usia golden age pada balitaa ini tidak terlewati dengan sia-sia. Stimulasi yang diberikan pada balita ini hendaknya berpegangan pada salah satu konsep dasar parenting guides yaitu menyenangkan yang bisa dilakukan lewat permainan. Salah satu jenis permainan yang bisa dipertimbangkan oleh oraangtua yaitu permainan puzzle. Apa saja kegunaan dan manfaat mainan puzzle untuk balita 2-5 tahun?
Kegunaan dan manfaat
Berikut ini kegunaan dan manfaat mainan puzzle untuk balita 2-5 tahun sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:
- Koordinasi. Koordinasi antara syaraf gerak motorik halus seperti jari-jemari dan indra penglihatan dapat dilatih. Balita akan belajar mencocokkan antara potongan puzzle dengan pola gambar yang asli. Terkadang gerakan koordinasi jari-jemari ini dilakukan balita secara berulang-ulang, sehingga orangtua tidak perlu gemas jika balita tidak segera memasangkan potongan puzzle namun lebih senang memainkannya.
- Ketelitian. Beda potongan puzzle, beda pula letaknya. Memang potongan gambar untuk permainan puzzle bagi balita akan berbeda antara satu bagian dengan yang lain untuk pembelajaran dan pengenalan bentuk. Lain halnya dengan puzzle yang dikhususkan untuk anak dewasa yang memiliki kesamaan ukuran dan potongan puzzle.
- Kognitif. Kecerdasan balita dapat diasah untuk menggabungkan potongan-potongan gambar yang bersesuaian dalam membentuk pola rangkaian gambar. Memang tema ataupun pola gambar puzzle untuk balita cenderung sederhana dengan bentukyang tidak terlalu rumit sehingga mudah dikenali balita.
- Ingatan. Kemampuan mengingat pola gambar pada balita dapat dilatih dan dikembangkan sesuai dengan tingkat kesulitan puzzle, termasuk diantaranya pola gambar dan jumlah potongan puzzle.
Demikianlah kegunaan dan manfaat mainan puzzle untuk balita 2-5 tahun. Akan lebih baik apabila pola gambar dan tingkat kesulitan puzzle makin ditambah sedikit demi sedikit, selain menghindari kebosanan, pola gambar yang variatif dan tingkat kesulitan puzzle yang makin bertambah juga dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan balita agar makin terampil menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Semoga bermanfaat.

