Manfaat Mainan Remote Control

Mainan remote control merupakan suatu jenis mainan anak yang berupa mobil-mobilan yang dapat dikendalikan dari jarak jauh dengan menggunakan teknologi gelombang bunyi. Mainan ini menggunakan tenaga listrik berupa baterai kering pada remote dan mobilnya. Pada saat sekarang, mainan ini mudah didapat karena harga yang ditawarkan tidaklah semahal jaman dulu yang harganya bisa mencapai ratusan ribu. Dengan kisaran beberapa puuh ribu, mainan ini sudah bisa dimiliki. Apa saja kegunaan dan manfaat mainan remote control untuk balita umur 2-5 tahun?

 

Kegunaan dan manfaat

Berikut ini beberapa kegunaan dan manfaat mainan remote control untuk balita umur 2-5 tahun sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Ketrampilan dan ketangkasan. Balita akan belajar dan meningkatkan ketrampilan serta ketangkasan dalam mengendalikan mobil-mobilan. Ketrampilan dan ketangkasan diantaranya ketepata waktu dalam berbelok, berjalan mundur ataupun mundur sambil berbelok.
  • Parsial. Balita akan belajar bahwa antara sisi kiri dan sisi kanan bisa saja saling bertukar tempat, terutama apabila mobil-mobilan menghadap kepada pengendali dan terkadang sisi kanan dan sisi kiri bisa saja dalam keadaan tetap apabila pengendali searah dengan laju mobil-mobilan.
  • Koordinasi. Koordinasi antara indera penglihatan dan motorik halus balita berupa pengendalian jemari juga dapat diembangkan. Ketika mobil-mobilan hendak menabrak, maka otak balita juga akan merespon dengan mengendalikan jemari untuk segera merubah arah laju mobil-mobilan.
  • Kreatifitas dan pemecahan masalah. Sesekali stimulasi kreatifitas dan pemecahan masalah yang dimiliki balita dengan cara meletakkan beberapa benda yang disusun dan dianggap sebagai garasi mobil ataupun mungkin bermain halang-rintang dengan mencoba menyusun beberapa benda yang harus dihindari agar tidak tertabrak mobil remote control.

Demikianlah beberapa kegunaan dan manfaat mainan remote control untuk balita umur 2-5 tahun yang sebaiknya perlu diketahui orangtua. Namun demikian, tidak ada salahnya juga jika orangtua mengajari anak untuk berbagi mainan dengan teman sebayanya sebagai bagian proses tumbuh-kembang sosio-emosionalnya, walaupun faktanya tetap juga diperlukan pengawasan agar mainan yang dimiliki tidak lekas rusak. Cukup ingatkan ketika beberapa teman balita hendak berusaha berebut atau merusak mainan yang dimiliki. Semoga bermanfaat.