
Semua wanita hamil pada dasarnya punya resiko melahirkan dini atau prematur. Kelahiran prematur adalah kondisi dimana Anda harus melahirkan bayi Anda yang belum cukup usianya di dalam kandungan, yaitu di bawah usia 37 minggu. Kelahiran dini itu bisa disebabkan oleh banyak faktor.
Lima Pemicu Kelahiran Dini :
1. Wanita hamil kembar lebih dari dua
Kasus wanita mengandung lebih dari dua janin sudah sering terjadi di dunia ini. Tak jarang wanita hamil kembar lebih dari dua mengalami kelahiran dini. Belum ada studi yang valid mengapa wanita hamil kembar lebih dari dua berpotensi lebih besar melahirkan secara dini.
2. Gaya Hidup
Gaya hidup Anda berpengaruh terhadap kualitas bayi yang akan Anda lahirkan. Gaya hidup wanita di sebuah kota besar seperti merokok, gemar bergadang, menggunakan obat-obatan terlarang, stres yang tinggi dan beberapa faktor psikologis juga bisa menjadi pemicu kelahiran dini. Wanita hamil yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga, berpenghasilan rendah, dan memiliki pekerjaan yang terlalu berat juga bisa menjadi salah satu penyebab kelahiran dini.
3. Faktor Kesehatan
Kesehatan tiap wanita saat hamil berbeda-beda. Ada yang saat tidak hamil kesehatannya sangat prima, namun begitu hamil berubah menjadi mudah sakit. Beberapa penyakit yang bermunculan saat hamil juga bisa memicu kelahiran dini, misalnya masalah penyumbatan pembuluh darah, tekanan darah tinggi, diabetes, pendarahan pada vagina dan lain-lain.
4. Infeksi
Ada beberapa infeksi yang bisa dialami wanita hamil dan itu membahayakan kehamilan. Misalnya infeksi pada vagina yang meningkatkan resiko dua kali lebih besar melahirkan secara prematur, infeksi saluran kencing dan infeksi pada dinding rahim. Jika Anda mengalami salah satu infeksi di atas saat hamil, penanganan khusus diperlukan lebih lanjut.
5. Ketuban Pecah Terlalu Dini
Pecah ketuban terlalu dini adalah robeknya kantung ketuban yang disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya mulut rahim yang lemah sehingga tidak bisa menahan kehamilan. Umumnya ketuban pecah terjadi di trimester ketiga. Ketuban yang pecah terlalu dini bisa memicu kelahiran dini karena Ibu hamil tidak merasakan mulas maupun sakit saat terjadinya pecah ketuban. Jika Anda mengalami hal ini, segera pergi ke dokter untuk mendapatkan pertolongan. Dokter akan memantau perkembangan kehamilan Anda dari waktu ke waktu dan kemudian memutuskan kehamilan Anda diteruskan atau tidak.
Masa kehamilan 9 bulan adalah masa-masa penting untuk pertumbuhan bayi dalam perut sekaligus juga masa antisipasi untuk kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi. Oleh sebab itu aktivitas perlu diatur sehingga tidak menimbulkan kelelahan ataupun penurun stamina serta hal-hal yang menimbulkan resiko kepada kehamilan perlu diminimalisasi.

