Menyikapi Kemalasan Gerakan Bayi Menjelang Melahirkan

Gerakan bayi seperti tendangan merupakan salah satu momen yang ditunggu oleh Ibu hamil. Gerakan-gerakan bayi ini merupakan salah satu tanda bahwa bayi Anda sehat. Biasanya bayi mulai aktif bergerak pada usia kehamilan 20 minggu hingga saat melahirkan tiba yaitu usia 40 minggu. Namun bagaimana jika bayi Anda malah malas bergerak?

Menstimulasi Gerakan Bayi Sampai Saat Melahirkan :

  1. Mengajak Bayi Bicara

Sejak usia kehamilan 24-28 minggu, saat itu indra pendengaran bayi mulai berfungsi. Bayi bisa mendengar percakapan Anda, lagu yang Anda putar bahkan merespon dengan gerakan saat Anda mengajaknya bicara. Nah, Anda, suami dan calon kakak bisa mencoba mengajak bayi berbicara dengan nada yang lembut. Komunikasi antara Ibu dan bayi memang sangat disarankan, hal ini akan membuat bayi merasa diperhatikan dan disayang oleh orangtuanya dan akan membuatnya melakukan gerakan-gerakan.

2. Mengelus Perut

Usapan lembut Anda pada perut juga merupakan salah satu bentuk komunikasi juga dengan bayi. Mungkin bayi Anda malas bergerak karena Anda jarang memberikan perhatian seperti elusan pada perut sambil berbicara padanya. Biasanya bayi akan merespon elusan tangan Anda pada perut dengan geliatan atau tendangan. Letakkan tangan Anda sedikit lebih lama dari biasanya untuk mendapatkan respon janin.

3. Jangan Malas Bergerak

Salah satu penyebab bayi malas bergerak adalah karena Anda juga malas bergerak. Gerakan Anda seperti melakukan aktifitas sehari-hari juga mempengaruhi aktif tidaknya bayi Anda. Menjelang melahirkan memang rasa malas kadang menguasai Anda, tapi cobalah lawan perasaan malas itu dan bergeraklah. Lakukan aktifitas yang menyenangkan hati Anda seperti jalan kaki santai di pagi hari atau masak di dapur mencoba resep baru.

4. Rileks

Gerakan bayi paling bisa Anda rasakan saat Anda dalam kondisi rileks. Kondisi Ibu yang rileks akan memancing gerakan bayi. Jika Anda bisa merasakan gerakan bayi 10 menit 1 gerakan berarti bayi Anda baik-baik saja. Tapi jika gerakan melemah atau bahkan tidak ada gerakan sama sekali, Anda harus segera menemui dokter kandungan Anda. Dokter akan memonitor detak jantung bayi Anda dan langkah selanjutnya tergantung kondisi bayi Anda.

Dari seluruh persiapan lahir batin ibu hamil dan calon ayah, kewaspadaan akan keaktifan gerakan bayi termasuk hal yang penting untuk diperhatikan. Kadang posisi bayi di saat menjelang dilahirkan ataupun kualitas tali plasenta yang menurun dapat mempengaruhi keaktifan gerakan bayi.