
Kelahiran dini atau sering disebut sebagai kelahiran prematur tentu membahayakan keselamatan bayi dan kesehatannya dapat terganggu saat dia dewasa. Pada beberapa kasus kehamilan, banyak wanita hamil yang mengalami kelahiran dini yang disebabkan oleh banyak faktor. Tetapi Anda tidak perlu khawatir karena kelahiran dini bisa dicegah dengan berbagai pertolongan medis dan pengaturan gaya hidup sehari-hari
Pertolongan Medis Pencegah Kelahiran Dini
1. Pessary
Pessary adalah alat pencegah kehamilan sebetulnya, alat yang dikembangkan oleh seorang dokter di Spayol ditujukan untuk wanita hamil yang beresiko melahirkan prematur karena pemendekan leher rahim. Kondisi pemendekan serviks ini dapat melemahkan dasar panggul. Dengan bantuan alat tersebut, leher rahim dapat disokong dengan baik hingga masa kelahiran tiba. Alat yang berbahan dasar silikon ini sebetulnya sudah digunakan selama 50 tahun, namun efektifitasnya masih diperdebatkan sampai sekarang.
2. Pemberian Obat-Obatan
Proses kelahiran dini ditandai dengan timbulnya rasa mulas yang teratur akibat kontraksi rahim dan dibarengi dengan pembukaan leher rahim atau serviks. Karena masih berada di bawah usia 37 minggu, bayi Anda belum boleh dikeluarkan dulu. Untuk mencegah bayi lahir prematur, dokter akan memberikan obat untuk menghentikan kontraksi rahim. Usaha lain adalah dengan memberikan suntikan suatu hormon yang bertujuan mengurangi resiko sindroma gawat nafas bayi saat lahir, radang usus dan keadaan berbahaya lain yang bisa meningkatkan resiko kematian bayi.
Pengaturan Gaya Hidup Sehari-hari
1. Hindari Aktivitas Berlebihan
Saat Anda hamil, ada beberapa aktivitas tertentu yang Anda boleh lakukan dan benar-benar tidak boleh dilakukan. Misalnya turun naik tangga, membawa beban berat dan olah raga yang berat.
2. Pastikan Konsumsi Asupan Sehat
Tidak jarang wanita hamil masih gemar menghisap rokok, makan makanan yang tidak sehat dan minum soda meski dalam jumlah yang kecil. Yang perlu Anda ingat saat hamil adalah apapun yang Anda konsumsi akan berpengaruh pada kesehatan janin.
3. Kestabilan Psikologis
Salah satu penyebab kelahiran dini atau prematur adalah faktor psikologis selama masa kehamilan. Seorang wanita hamil yang tingkat stresnya tinggi, mengalami kekerasan fisik dan mental beresiko melahirkan secara prematur. Untuk mencegahnya Anda bisa melatih diri Anda untuk berpikir positif terhadap diri sendiri, janin yang Anda kandung dan lingkungan. Mendengarkan musik atau melantunkan ayat-ayat kitab suci, berkumpul dengan teman dan saudara atau sesekali pergi berpiknik akan membuat suasana hati Anda lebih baik.
Kelahiran yang baik adalah kelahiran cukup umur. Daya upaya dari segi medis maupun kesadaran ibu hamil dan pasangan merupakan faktor utama untuk pencegahan kelahiran dini.

