
ASI (Air Susu Ibu) adalah sumber makanan pertama bagi bayi yang sarat nutrisi. ASI dipopulerkan melalui kampanye, pendampingan ibu yang baru melahirkan, serta penyediaan konsultan khusus untuk membantu para ibu agar dapat menyusui buah hatinya dengan sukses.
Lima keunggulan ASI bagi pertumbuhan bayi yaitu :
- Meningkatkan kekebalan tubuh bayi terhadap alergi. Bayi yang diberi asupan ASI memiliki kekebalan lebih baik dari reaksi alergi, dibandingkan dengan bayi yang diberi asupan susu formula atau susu kedelai. Hampir tidak ada kasus bayi alergi terhadap ASI, kecuali jika sang ibu menyantap makanan tertentu yang memicu alergi. Zat antibody bernama immunoglobulin A (igA) yang terdapat pada ASI berperan mencegah terjadinya reaksi alergi pada bayi.
- Bayi yang diberi ASI lebih tahan terhadap serangan penyakit atau gangguan kesehatan seperti: diabetes, infeksi saluran telinga, asma, leukemia, kanker, dan kegemukan. Bahkan resiko kematian mendadak (Sudden Infant Death Syndrome / SIDS) bisa berkurang hingga 50 persen jika bayi disusui oleh ibunya.
- ASI lebih cocok untuk bayi karena mudah dicerna dan mengandung komponen gizi yang lebih lengkap. Di awal menyusui, bayi akan mendapatkan colostrum (air susu pertama yang berwarna sedikit kuning dan lebih kental), yang sarat dengan antibodi, dan berguna untuk kekebalan dan kesehatan bayi.
- Sejumlah penelitian menyebutkan, bahwa bayi yang diberi ASI cenderung akan tumbuh menjadi anak yang tidak banyak bertingkah negatif, matang, dan menunjukkan kemampuan kognitif yang lebih tinggi.
- Pemberian ASI memungkinkan sang ibu untuk lebih dekat dengan sang bayi, yang menguntungkan bayi di masa mendatang. Bayi akan merasa aman dan nyaman dengan diri mereka, dan itu akan terbawa hingga dewasa.
Keunggulan ASI bagi pertumbuhan bayi terbukti lebih banyak dibandingkan dengan susu formula. Jadi tidak heran, pemberian ASI menjadi pilihan favorit bagi setiap ibu di berbagai belahan bumi. Nah, sudah siap memberi ASI bagi buah hati Anda?

