
Bayi yang baru lahir belum dapat melihat perbedaan warna dan objek dengan jelas karena jangkauan pandang mereka masih pendek. Kemampuan itu akan berangsur-angsur meningkat setiap hari hingga menjadi penuh di usia empat bulan.
Pertamakali, bayi akan belajar menggunakan mata dengan rangsangan suara. Dia akan mengembangkan kemampuan koordinasi matanya, dengan menatap atau menoleh kepada sumber suara. Namun daya penglihatannya masih terbatas pada jarak 10 inchi dari objek. Pada tahap ini, bayi memfokuskan pandangannya hanya pada satu objek yang berada dalam jarak dekat, misalnya wajah ibunya. Dia belum dapat fokus pada dua objek atau lebih.
Selanjutnya, bayi mengembangkan kemampuan koordinasi matanya dengan mengikuti gerak sebuah benda. Bola matanya akan bergerak mengikuti arah gerak mainan atau orang di sekitarnya. Perkembangan kemampuan ini diiringi dengan perkembangan kemampuan koordinasi anggota badan yang lain, yakni tangan.
Pada usia empat bulan, bayi sudah dapat menggunakan kedua matanya untuk mengenali warna dan bentuk objek. Gerak tubuhnya sudah lebih terkoordinasi, dan bayi akan belajar bergerak untuk meraih benda yang dilihatnya.
Mata berfungsi sebagai alat untuk membentuk persepsi terhadap sebuah benda atau kejadian. Itu sebabnya, dalam sebuah presentasi, dianjurkan untuk menggunakan kombinasi warna dan huruf yang sesuai, karena cara tersebut dapat menarik perhatian orang lebih lama. Demikian pula yang dilakukan oleh mereka yang bergerak di bidang periklanan, bisnis, dan sebagainya.
Dengan demikian, yang dipelajari bayi melalui mata tidaklah sebatas membedakan objek atau benda. Seiring dengan pertumbuhannya, bayi menggunakan mata untuk mempelajari dan membentuk persepsi berdasar pengalaman sebelumnya.

