Jadwal Imunisasi bagi Anak Balita

Imunisasi merupakan salah satu cara yang paling tepat untuk mencegah datangnya berbagai penyakit berbahaya. Tentunya ada jadwal imunisasi yang harus dipatuhi demi tercapai hasil yang diharapkan.

Seorang bayi dengan usia 0-7 hari, misalnya, wajib mendapatkan vaksin Hepatitis B (1) dan Polio 0, serta vaksin BCG yang berfungsi untuk mencegah penyakit Tuberculosis (TB). Sebisa mungkin vaksin BCG ini diberikan sebelum bayi berusia 3 bulan. Pada usia 1 bulan, seorang bayi wajib mendapatkan vaksin Hepatitis B (2). Selanjutnya, seorang bayi usia 2 bulan wajib untuk mendapatkan vaksin Polio 1 dan DPT 1.

Vaksin DPT berfungsi untuk mencegah penyakit difteri, pertusis, dan tetanus. Sementara, vaksin yang dianjurkan adalah vaksin Hib 1 dan Pneumokokus (PCV) 1 yang dapat mencegah infeksi saluran na[as berat (pneumonia) dan radang otak (meningitis). Pada usia 4 bulan, vaksin Polio 2 dan DPT 2 wajib untuk disuntikkan pada bayi, selain dianjurkan vaksin Hib 2 dan PCV 2. Kemudian, bayi usia 6 bulan wajib mendapatkan vaksin Polio 3, DPT 3, dan Hepatitis B (3), serta dianjurkan vaksin Hib 3 dan PCV 3.

Vaksin campak (1) wajib diberikan pada bayi usia 9 bulan. Vaksin Hib 4 dan PCV 3 dianjurkan untuk bayi pada rentang usia 15-18 bulan. Polio 4 dan DPT 4 wajib diberikan pada bayi yang berada pada rentang usia 18 sampai 24 bulan. Sementara itu, usia 5 tahun menjadi saat yang tepat untuk pemberian vaksin Polio 5 dan DPT 5. Vaksin campak 2 juga wajib diberikan pada bayi usia 5 tahun, paling lambat usia 7 tahun. Vaksin lain yang juga dianjurkan untuk anak balita adalah vaksin influenza. Vaksin ini sudah boleh diberikan sejak usia 6 bulan hingga remaja dan sebaiknya diberikan rutin setiap tahun.

Vaksin lain yang juga dianjurkan adalah vaksin MMR 1 pada usia 2 bulan dan MMR 2 pada rentang usia 5-7 tahun. Vaksin ini berfungsi untuk mencegah penyakit Mumps (gondongan, radang buah zakar), Morbili (campak), dan Rubela (campak Jerman). Imunisasi cacar air (varisela) juga dianjurkan untuk mencegah penyakit cacar air dan sudah bisa diberikan sejak anak berusia 1 tahun. Vaksin lain yang juga dianjurkan adalah vaksin Tifoid dan Hepatitis A.

Vaksin Tifoid yang sudah bisa diberikan pada bayi usia 2 tahun dan diulang setiap 3 tahun ini berfungsi untuk mencegah penyakit deman tifoid berat. Vaksin Hepatitis A yang sudah bisa diberikan sejak anak usia 2 tahun dan diberikan sebanyak dua kali dengan interval 6-12 bulan berfungsi untuk mencegah radang hati karena virus hepatitis A.

Baik jika sebelum melaksanakan jadwal imunisasi di atas, para orang tua mengonsultasikannya pada dokter atau petugas penyuluhan di posyandu. Semoga bermanfaat.