Gejala Kanker Otot

Kanker otot memang jarang terdengar oleh masyarakat saat ini, namun bukan berarti jenis kanker ini tidak berbahaya. Akan tetapi, segala sesuatu yang dideteksi lebih awal tentu akan lebih besar persentase kesembuhannya. Oleh karenanya, penting untuk mengetahui gejala kanker otot agar tindakan pengobatan dan perawatan yang diambil dapat lebih efektif.

Sebelumsel kanker tumbuh dan menjadi ganas, biasanya sel tersebut tumbuh menjadi sel tumor jinak. Bila sel tumor jinak ini terdeteksi lebih awal dan segera diberikan tindakan medis, sel tersebut dapat diangkat dan kanker otot bisa dicegah. Akan tetapi, kasus berkembangnya sel tumor menjadi sel kanker otot merupakan kasus yang sangat jarang terjadi, walaupun tetap tidak menutup kemungkinan tetap bisa terjadi.

Gejala awal tumor otot adalah terabanya benjolan di bagian otot. Benjolan ini biasanya keras dan secara perlahan membesar atau tumbuh. Biasanya benjolan ini ada di bawah kulit dan bebas digerakkan. Sedangkan gejala kanker otot adalah adanya benjolan yang dapat dirasakan pada bagian otot. Benjolan tersebut bisa empuk bisa juga keras. Benjolan ini cepat membesar, menempel di kulit, dan tidak dapat digerakkan seperti pada tumor otot.

Saat kanker otot terjadi, gejala lain juga bisa menyertai, tergantung pada lokasi kanker otot tersebut. Kanker otot bisa membuat pendarahan pada bagian hidung, telinga, vagina, ataupun pada tenggorokan, bila kanker menyerang otot pada bagian tersebut. Selain itu, penderita juga bisa merasakan geli, kaku, atau sakit pada pergerakan otot yang diserang kanker. Bila kanker menyerang mata, dapat menyebabkan benjolan pada mata atau mata menonjol keluar. Sedangkan bila menyerang kandung kemih, akan mengganggu proses berkemih. Namun, pada umumnya, kanker otot ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada otot. Tentu saja awalnya hanya benjolan yang tidak mengganggu, namun lama kelamaan akan terasa nyeri dan sakit, serta mengganggu pergerakan otot.

Bila Anda menemukan gejala kanker otot, langkah bijak yang harus segera diambil adalah dengan berkonsultasi dengan dokter agar penyakit ini dapat segera ditangani sebelum menjadi lebih berbahaya.