
Adakah Dampak Jangka Panjang Jika Balita Tidur dengan Orangtua?
Keterbatasan tempat atau ingin selalu bersama dengan si kecil menjadi alasan utama Anda terus menerus tidur seranjang dengan bayi Anda yang beranjak besar. Biasanya pada usia 2 tahun Anda sudah mulai memisahkannya, namun Anda masih tetap mempertahankan kebersamaan itu. Adakah efek jangka panjang jika balita tidur dengan orangtua?
Ketika tidur bersama, banyak orangtua yang sempat khawatir kalau si balita akan semakin manja dan tidak mandiri karena selalu berada di samping orangtua. Sebetulnya ada plus dan minus dalam kebersamaan ini. Plus dan minusnya akan diulas dalam artikel ini.
Dampak Negatif Anak Sekamar dengan Orang Tua
Apakah ada dampak negatifnya? Ada juga, ada kebiasaan anak yang pasti akan melepaskan kebiasaannya sejak bayi seperti misalnya menyusui atau memegang payudara sang bunda. Yang lebih dikhawatirkan adalah jika orangtua sedang melakukan hubungan intim, anak terbangun dan kaget. Maka, sebagai orangtua tentu Anda harus hati-hati dan bijaksana menyiasati kondisi tidur bersama ini untuk meminimalisir dampak negatifnya.
Tips Meningkatkan Dampak Positif Anak Tidur dengan Orang Tua
Dampak positif atau plusnya adalah kedekatan antara anak dan orangtua yang terus terjaga. Bahkan tidur bersama tidak membuat kemandirian mereka lebih cepat meningkat dibandingkan anak yang terpisah tidurnya lebih cepat. Karena anak yang tidur dengan orangtua merasa aman dan nyaman sehingga meningkatkan percaya diri mereka untuk bisa melakukan banyak hal.
Anak yang tidur dengan orangtua juga akan lebih merasa bahagia, karena ciuman dan pelukan yang dia terima sepanjang malam mengusir tekanan dan stress dalam dirinya. Selain itu juga, akan mengembangkan mental yang positif pada anak.
Nah, dampak jangka panjang balita tidur dengan orangtua pasti ada. Namun, sebaiknya dampak positiflah yang ditimbulkannya bukan dampak negatif. Beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk meningkatkan dampak positifnya adalah:
1. Mencium dan memeluk anak sebelum tidur.
2. Usahakan anak tidak tidur di tengah melainkan di pinggir ranjang, tentu saja dengan ranjang yang sudah Anda pasang pembatas.
3. Jika Anda akan melakukan hubungan intim sebaiknya pastikan anak telah tidur nyenyak atau tidak di kamar yang sama.
4. Ceritakan dongeng-dongeng tentang kemandirian sebelum dia tidur, agar kebersamaan tidak memengaruhinya untuk bersikap manja.

