Bayi Perokok Pasif Berpotensi Terkena TB Paru

Bayi Perokok Pasif Berpotensi Terkena TB Paru sebetulnya sudah cukup lama menarik perhatian orang, terutama ibu yang merasa bayinya berada di lingkungan perokok. Ketika orangtua, pasangan, atau sahabat anda perokok, mau tidak mau anda pasti menjadi perokok pasif, karena menghentikan mereka merokok hampir tidak mungkin, sementara menghindari mereka juga sangat sulit. Meski tampaknya anda tidak pernah merokok, tapi kenyataannya akibat dari menghirup asap rokok tadi sama bahayanya dengan merokok secara langsung.

Resiko kematian pun tercatat sekitar enam ratus ribu jiwa dari seluruh dunia setiap tahunnya. Sekarang bayangkan, jika bayi anda yang masih polos dan tidak bisa menegur atau menjauhi si perokok harus terpapar asapnya selama bertahun-tahun sepanjang masa pertumbuhannya, apa yang akan terjadi? Resiko terburuk pada bayi di bawah 1 tahun adalah kematian mendadak, sementara anak-anak sendiri memenuhi 31% dari keseluruhan pasien yang meninggal akibat terpapar asap rokok dalam waktu lama. Ketika dewasa nanti, bayi anda yang terpapar asap rokok juga akan beresiko terserang jantung koroner sampai kanker paru-paru. Resiko ini dapat diperkecil, jika Anda memberikan imunitas tambahan pada bayi Anda melalui pemberian imunisasi BCG sesuai jadwal.

Bayi Perokok Pasif Berpotensi Terkena TB Paru dan Beberapa Penyakit Mematikan Lainnya
Anda mungkin tidak merokok, tetapi bagaimana dengan pasangan anda dan anggota keluarga lain yang tinggal satu atap dengan anda? Tumbuh dalam lingkungan perokok ini akan membuat anak anda lebih terpancing untuk menjadi perokok ketika dewasa nanti, ketimbang anak yang tidak terpapar asap rokok. Kesehatan Bayi Perokok Pasif Berpotensi Terkena TB Paru tentu juga membuat anda mengamini hasil penelitian yang menyebutkan bahwa anda perlu 10% pemasukan tambahan untuk mengakses pelayanan kesehatan yang diperlukan perokok pasif. Meskipun bayi anda ditempatkan di kamar yang berbeda sekalipun, asap rokok masih bisa menjangkaunya. Ventilasi, atau bahkan pintu yang tertutup tidak menjamin bayi anda bebas dari asap rokok. Area bebas rokok yang bersebelahan dengan area bebas merokok, seperti yang sering anda temukan di tempat umum sebenarnya tidak pernah sungguh –sungguh bersih dari asap rokok selama lingkungan di sekitarnya tidak 100% bebas dari perokok.

Mengapa asap rokok ini bisa sangat berbahaya bagi bayi anda? Ini karena 4000 bahan kimia yang terkandung di dalamnya, dengan 250 bahan diantaranya positif berbahaya, dan sekitar 50 bahan lainnya berpotensi kanker.

Kesehatan Bayi Perokok Pasif Berpotensi Terkena TB Paru Sebaiknya Segera Disikapi
Yang harus diwaspadai oleh ibu muda dengan bayinya yang baru berkembang adalah efek dari asap rokok tersebut, baik langsung maupun tidak. Efek langsungnya yang cukup mengganggu adalah iritasi pada mata, pusing, mual, bahkan menurunnya fungsi paru-paru pada penderita asma. Selain itu, masih ada efek tidak langsungnya yang tidak kalah mengerikan, yaitu penyakit kanker yang mengancam hampir 25% dari keseluruhan jumlah perokok pasif, serangan penyakit jantung koroner, asma, TBC, sampai bronchitis. Kini anda boleh terkejut, karena ternyata hanya 15% dari bahan kimia rokok yang terhisap oleh perokoknya sendiri, sementara 85% sisanya terhirup oleh perokok pasif!

Jadi, untuk menyelamatkan hidup dan masa depan bayi anda, satu-satunya cara adalah menyadarkan para perokok di sekitarnya untuk sungguh-sungguh menghentikan kegiatan merokok mereka, seperti yang sering diulas banyak media tentang Kesehatan Bayi Perokok Pasif Berpotensi Terkena TB Paru. Dan sebagai orangtua, Anda perlu mengetahui beberapa gejala TB Paru pada bayi.