Bagaimana Menangani Bayi Menangis Di Pesawat?

Tahukah anda cara menangani bayi menangis di pesawat? Bayangkan, anda sedang dalam perjalanan jauh yang melelahkan di dalam pesawat, tiba-tiba bayi anda yang biasanya kalem menangis hebat. Tak ayal, penumpang lain pun langsung memasang muka masam sebagai tanda terganggu oleh tangisan bayi anda. Duh, pastinya merepotkan bukan? Sebenarnya, bagaimana menangani bayi yang menangis di pesawat? Banyak hal yang menjadi penyebab utama bayi anda rewel di pesawat. Tekanan udara yang berubah, suara dengingan mesin pesawat, atau bahkan kehadiran orang-orang asing di sekitar bayi anda dapat membuatnya merasa tidak nyaman. Hal ini akan menjadi semakin menyulitkan karena keterbatasan ruang gerak anda di dalam pesawat, sehingga anda sulit menyamankan bayi anda. Nah, berikut adalah beberapa tips tentang bagaimana menangani bayi menangis di pesawat:

Tips Menangani Bayi Menangis Di Pesawat:

1. Rileks dan Santai

Menjaga diri agar tetap rileks dan santai selama penerbangan adalah tips bagaimana menangani bayi menangis di pesawat yang pertama. Bayi anda begitu sensitif dengan perubahan emosi anda, dan mungkin akan menangis lebih keras ketika tahu anda panik dan merasakan sesuatu yang tidak benar pada diri anda. Ketenangan yang anda rasakan juga akan membuat bayi anda menjadi lebih mudah untuk ditangani.

2. Siapkan Camilan Kesukaaan

Bayi yang kenyang adalah bayi yang tenang. Anda dapat memberikan makanan dan minuman atau camilan kesukaan bayi selama anda terbang, untuk membuatnya berhenti menangis dan tetap sibuk sehingga bisa menikmati perjalanan. Memberikan minuman, seperti misalnya ASI dalam botol selama take-off sampai pesawat berada di ketinggian jelajah juga bisa mencegah telinga berdenging pada bayi anda. Hal ini juga berguna dalam menangani bayi menangis di pesawat untuk mencegah dehidrasi pada bayi, karena udara AC di kabin pesawat sangatlah kering. Namun perlu diingat bahwa anda tidak bisa membawa cairan lebih dari 100 ml ke dalam kabin, sehingga anda harus pintar-pintar mengemas camilan dan minuman tersebut. Menyusui secara langsung bisa menjadi alternatif untuk menangani bayi menangis di pesawat jika keadaannya memungkinkan, gunakan penutup dada agar kegiatan menyusui bisa berjalan lancar. Ingat untuk selalu siap mengembalikan bayi anda ke tempat duduknya ketika terjadi turbulance atau ketika pesawat akan mendarat.

3. Pilih Tempat Duduk Yang Tepat

Jika mungkin, ketika check in pilih tempat duduk di dekat jendela agar bayi bisa melihat dan menikmati pemandangan di luar. Ajaklah bayi bicara sambil menunjukan objek-objek yang terlihat di jendela ketika dia menangis. Selain itu anda juga bisa memilih tempat duduk yang agak jauh dari mesin pesawat di dekat sayap. Meskipun suara mesin akan tetap terdengar, minimal bayi anda bisa menjauhi asal suara yang sangat mengganggu telinga tersebut.

4. Berikan Kenyamanan Lebih Pada Bayi

Siapkan selimut, popok dan penutup telinga (earplug) untuk membuat bayi anda nyaman. Selimut tambahan dan baju hangat penting karena suhu di kabin pesawat yang begitu dingin. Anda juga wajib membawa popok dalam jumlah yang cukup karena maskapai penerbangan seringkali tidak menyediakannya, usahakan menggunakan popok yang mudah dicopot dan dipasang. Sementara itu kapas atau penutup telinga berfungsi untuk melindungi telinga bayi dari suara bising mesin yang membuatnya menangis.

5. Jangan Menolak Bantuan

Saat bayi anda rewel, orang di sekitar anda mungkin akan sedikit kesal, namun ada saja yang akan berusaha membantu anda menenangkan si buah hati. Terima bantuan ini dengan sopan, karena mungkin orang tersebut memiliki pengalaman yang lebih baik dalam menangani bayi menangis di pesawat.

Ingatlah perjalanan yang anda lakukan bukan untuk membuat bayi stress atau tertekan, namun untuk membuatnya terhibur dan menikmati saat-saat berada  di udara bersama orangtuanya. Selamat mencoba tips  menangani bayi menangis di pesawat.