Sesak Napas pada Balita, Alergi atau Asma?

Sesak napas seringkali dijumpai pada balita, terutama pada anak yang mengidap asma akibat alergi yang dideritanya. Namun ada juga sesak napas yang dijumpai karena naiknya makanan di lambung dan menutup pernapasan saat anak tidur terlentang dan tersedak. Balita atau anak-anak pada umumnya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan aktif dalam bergerak ataupun beraktifitas. Rasa ingin tahu itu membuat balita melakukan hal-hal baru tanpa memperhatikan tubuhnya siap atau tidak dengan hal baru yang dicoba. Misalkan, mencoba memakan segala jenis makanan, bermain di mana pun dan kapan pun dan akan berhenti  jika tubuhnya terasa lelah dan capek bahkan hingga sakit.

Saat daya tahan tubuh anak melemah, penyakit cepat sekali datang, seperti batuk, flu, pilek dan lain sebagainya. Tidak semua penyakit yang datang adalah karena kecapekan, satu di antaranya ada yang karena alergi. Sebagian besar alergi anak menyerang hidung dan mengganggu pernapasan, ditandai dengan sesak napas yang disebut asma. 

Asma adalah peradangan dalam pipa saluran napas yang ditandai dengan pembengkakan mukosa pipa saluran napas, penyempitan pipa saluran napas, dan terbentuknya lendir berlebihan dalam pipa saluran napas. Alergi bersifat menurun. Pada umumnya Penderita asma akan merasakan sesak atau sulit bernapas, bisa disertai bunyi mengi dan batuk. Sebagian besar asma pada anak adalah karena alergi.

Timbulnya asma pada penderita penyakit alergi bisa terjadi akibat terjadinya flu berkepanjangan. Penyakit alergi yang diderita oleh orang tua bisa menurun pada anak dan cucu. Namun timbulnya penyakit alergi bisa berbeda antara orang tua dan anak. Misalnya orang tua menderita asma, maka anak atau cucu bisa saja menderita penyakit pilek alergi, eksim, biduran atau kaligata, konjungtivitis alergi (radang selaput lendir mata).

Prinsip pengobatan penyakit alergi adalah total kontrol.Untuk penyakit asma dan pilek alergi karena debu rumah, tungau debu, spora jamur, tepung sari rumput, tepung sari padi bisa diberikan imunisasi alergi (imunoterapi). Namun penderita harus menjalani tes alergi terlebih dahulu. Sesak napas akibat alergi pada anak penderita asma bisa disembuhkan dengan menghindari faktor pemicu datangnya alergi dan pengobatan secara tuntas.