Sakit Kuning Pada Anak

Sakit kuning pada anak memang menggelisahkan orangtua. Biarpun penyakit kuning bisa terjadi pada orang dewasa, tetapi daya tahan tubuh anak-anak masih sangat lemah sehingga anda perlu memberikan penanganan yang tepat. Penyakit kuning juga sering disebut dengan penyakit hepatitis A dan ini terjadi karena beberapa sebab, seperti melalui makanan dan minuman yang sudah tercemar virus. Kemudian, virus ini pun masuk ke sistem pencernaan.

Virus yang menyerang korban ini bisa hidup selama 3 – 4 jam pada temperatur normal. Untuk menghindari penyebaran virus, maka anda perlu memisahkan peralatan makan dan minum. Bahkan, penyakit kuning ini bisa menular dengan kontak langsung. Jadi, anda perlu berhati-hati saat menangani anak ataupun orang dewasa yang terkena penyakit kuning. Lalu, apa saja yang bisa dilakukan untuk merawat anak yang punya masalah dengan sakit kuning?

Gejala Penyakit Kuning

Anda perlu memastikan apakah anak anda menderita penyakit kuning atau tidak dengan melakukan tes darah. Dari hasil tes, dokter akan memberitahukan pada anda tentang hasilnya sehingga anda dapat tahu dengan cepat penyakit yang diderita oleh anak anda. Sebenarnya, ada beberapa gejala yang mengarah pada penyakit kuning. Misalnya adanya rasa mual, air seni yang berwarna kemerahan, flu, pusing, timbul demam, perut bagian kanan atas terasa sakit, serta bola mata yang terlihat kekuningan. Hanya saja, gejala tersebut timbulnya tidak begitu kentara sehingga anda pun harus benar-benar memperhatikan kesehatan anak jika ada tanda-tanda anak tidak sehat.

Selain itu, pengobatan penyakit kuning juga tidak ada cara khusus. Anak anda hanya disarankan untuk beristirahat total selama 1 – 4 minggu. Dan biasanya, pasien akan bisa sembuh dalam waktu 6 bulan kalau anda merawatnya dengan baik. Dan agar tidak menyebar, anda juga harus memisahkan semua peralatan makan, pakaian, kamar mandi yang harus dibersihkan dengan antiseptik, serta mencuci peralatan makan dan memisahkan dengan milik orang lain. Sakit kuning pada anak juga sering membuat orang tua mengidentikkan dengan pemberian gula. Sebenarnya ini tidak benar. Gula yang diberikan pada penderita kuning ini digunakan sebagai penambah energi agar ia bisa cepat pulih.

Pemeriksaan Ke Dokter Bila Anak Terkena Sakit Kuning

Merawat anak yang sudah terkena penyakit kuning menuntut kesabaran dari orangtua. Hal ini disebabkan karena anda harus melakukannya dengan telaten. Tetapi, biarpun penyakit kuning ini bisa sembuh dengan sendirinya, tetapi anda masih harus memeriksakannya ke dokter agar anda makin tahu bagaimana penanganan yang tepat.

Dokter akan melakukan diagnosa dengan melakukan beberapa perlakukan untuk mencari tahu apakah benar anak anda terkena penyakit kuning. Cara mudahnya adalah dengan menekan bagian dada. Jika setelah ditekan, ditahan dan dilepaskan mempunyai bekas berwarna kekuningan, maka bisa dipastikan kalau dokter akan memberitahu anda kalau anak anda terkena penyakit kuning. Dokter juga akan melakukan pemantaian beberapa kadar senyawa dalam tubuh anak agar bisa stabil. Kalau kondisinya tidak parah, maka dokter akan memperbolehkan anak anda untuk dibawa pulang. Dokter juga akan memberitahu penanganan tepat yang harus anda lakukan untuk merawat sakit kuning pada anak.