
Para orangtua pasti sering menemukan kasus terdapatnya ruam popok pada anak bayi dan balita mereka. Tapi ternyata walau sudah diobati dengan benar, ruam itu ternyata muncul lagi atau bahkan tidak hilang. Jika demikan maka para orangtua perlu waspada akan kemungkinan ruam popok yang disebabkan oleh infeksi jamur. Karena tanda-tanda awal atau gejala ruam popok yang normal dengan gejala ruam popok akibat infeksi jamur tampak sama persis.
Faktor Pencetus dan Tanda-tanda Penyebab Ruam Popok Akibat Infeksi Jamur
Bagaimana mungkin bayi saya terkena infeksi jamur? Itu pasti ada dalam benak pikiran para orangtua. Salah satu faktor penyebab ruam popok akibat infeksi jamur adalah bayi yang diberi antibiotik dalam pengobatannya, atau ibu menyusui yang dalam pengobatan antibiotik. Karena antibiotik itu membunuh bakteri dalam tubuh, bukan hanya bakteri jahat melainkan juga bakteri baik akan ikut terbunuh oleh antibiotik ini. Kadar bakteri baik yang rendah inilah yang membuat jamur dapat tumbuh subur dalam tubuh bayi. Ditambah dengan lembabnya daeah sekitar pantat bayi anda yang tertutup dengan popok.
Adapun tanda-tanda atau gejala vital untuk ruam popok yang disebabkan oleh infeksi jamur adalah bintik-bintik merah disekitar daerah yang terinfeksi terlihat sangat merah dan mengkilap. Kulit anak anda pun biasanya akan terlihat bersisik. Ruam popok yang normal cenderung akan hilang dalam kurun waktu 48 jam atau 2 hari saja. Lebih dari itu maka sudah dapat dipastikan penyebabnya adalah infeksi jamur.
Tips Mengata
si Ruam Popok Akibat Infeksi Jamur
Cara pertama yang dapat anda lakukan saat anak anda terkena infeksi jamur adalah untuk sementara menggunakan popok kain bukan popok sekali pakai dan bebas dari kandungan deterjen serta bahan kimia. Karena detergen dan bahan kimia yang terkandung pada popok sekali pakai dapat menyebabkan iritasi juga mengandung enzim kasar yang dapat meninggalkan residu pada bayi Anda.
Cara selanjutnya adalah dengan seringnya mengganti popok anak anda supaya tetap kering tidak terkecuali para orangtua yang membiarkan anaknya menggunakan popok sekali pakainya dalam kesehariannya.
Cara senjutnya adalah buang popok yang disebabkan oleh infeksi jamur dan mengolesinya dengan krim anti jamur yang ada diapotek, tapi jika orangtua mendapati anaknya disertai dengan demam, sebaiknya segera dikonsultasikan dengan dokter anak anda, supaya dapat diketahui dengan benar penyebab infeksi tersebut.

